DETAIL DOCUMENT
Jiwa Kepemimpinan Anak: suatu Tinjauan Teologi Praktis tentang Peranan Orangtua dalam Menumbuhkembangkan Jiwa Kepemimpinan Anak Usia 6-9 Tahun di Gereja Toraja Jemaat Sibunuan Klasis Sangalla
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Sanda, Maria
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-12-18 18:26:08 
Abstract :
Maria Sanda, Judul: JIWA KEPEMIMPINAN ANAK, dengan Sub Judul: Suatu Tinjauan Teologis Praktis Tentang Peranan Orangtua Dalam Menumbuhkembangkan Jiwa Kepemimpinan Anak Usia 6-9 Tahun di Gereja Toraja Jemaat Sibunuan Klasis Sangalla?. Dalam masa perkembangan anak, orangtua harus berperan aktif dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik agar anak-anak bisa bertumbuh sesuai dengan yang diharapkan, bisa menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri terlebih bisa memimpin oranglain, Namun Penulis melihat bahwa orangtua di Gereja Toraja Jemaat Sibunuan Klasis Sangalla, belum menyadari sepenuhnya akan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, karena kurang memberikan perhatian yang penuh, kurang memberikan stimulasi dalam membentuk jiwa kepemimpinan dalam diri seorang anak, masih menerapkan pola didikan yang membunuh karakter anak dengan mengatakan kepada mereka bahwa mereka bodoh, masih kecil dan belum tahu apa-apa, mendidik dengan pola militer dan otoriter sehingga ruang bagi anak untuk mengungkapkan dan mengembangkan apa yang mereka ketahui sangat sulit. Berdasarkan alasan di atas, maka penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana peranan omgtua dalam menumbuhkembangkan jiwa kepemimpinan anak usia 6-9 tahun di Gereja Toraja Jemaat Sibunuan. ? Penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengkaji masalah ini adalah sebuah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif, yaitu menyajikan data sesuai dengan fakta atau kenyataan yang ada di lapangan penelitian. Metode penulisan yang digunakan adalah studi kepustakaan, angket, dan observasi. Dan yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah semua orangtua yang memiliki anak usia 6-9 tahun di Gereja Toraja Jemaat Sibunuan Klasis Sangalla?, yaitu sebanyak 35 responden. Dan yang menjadi sampel adalah 35 responden atau populasi dalam penelitian ini juga merupakan sampel. Dari hasil data yang telah diolah dan dianalisis, didapatkan data bahwa peranan orangtua dalam menumbuhkembangkan jiwa kepemimpinan anak di Gereja Toraja Jemaat Sibunuan Klasis Sangalla?, masuk dalam kategori sedang, artinya belum berperan secara maksimal. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA