Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Tanggulungan, Yohanis Tandi
Subject
BR Christianity
Datestamp
2024-12-18 19:04:45
Abstract :
YOHANIS TANDI TANGGULUNGAN, Tahun 2009: ?AGAMA KRISTEN
DALAM INTEGRITAS KETORAJAAN?, Sub judul: Suatu Tinjauan Teologis-
Sosiologis Tentang Peranan Agama Kristen dalam Integritas Ketorajaan bagi
Masyarakat di Lembang Simbuang dan Imflikasinya dalam Kehidupan Berjemaat di Gereja Toraja Jemaat Simbuang. Agama dengan segala penomena yang mewarnai perjalanannya sangat menarik untuk dibahas. Agama kristen merupakan salah satu agama yang sangat berpengaruh dalam peradapan masyarakat khususnya masyarakat Toraja.
Penelusuran agama kristen tentunya sangat tidak bisa dilepaskan dari peran
gereja sebagai peran yang melembaga dan sekaligus peran yang memiliki nilai misi. Perjalanan kekristenan telah menghasilkan sebuah paradikma dalam hubungannya dengan tuntutan kehidupan bersama yang tertata apik dalam sebuah kehidupan bermasyarakat. Dalam perjalanan yang penuh makna lewat sebuah tinjauan teologis-sosiologis yang dirangkai dalam sebuah penelitian, ternyata peran agama kristen cukup berpengaruh bagi perjalanan sebuah masyarakat khususnya masyarakat yang
ada di Jemaat Simbuang, Lembang Simbuang. Sebuah sisi kehidupan baru yang lahir dan berkembang, setelah agama kristen (gereja) berakar mulai tumbuh dalam masyarakat. Sisi itu kemudian membuat masyarakat tiba pada sebuah pilihan yang berupa: penolakan, mengikuti dan bahkan
sebuah pengabungan atas nilai agama itu. Peran agama kristen (gereja) mampu memberikan angin segar demi peradapan masyarakat yang lebih lanjut tanpa masyarakat harus kehilangan identitasnya
Setelah mengumuli kekristenan itu dalam hubungannya dengan kondisi
masyarakat baik sebelum dan sesudah menikmati injil, hal yang kemudian menjadi sesuatu yang penting adalah agama kristen (gereja) dalam perjalanannya banyak membuat masyarakat memiliki nilai baru yang dikemas dalam masyarakat. Di samping itu paradikma berpikir secara kristiani telah menjadi benang merah khususnya bagi penganutnya dalam menentukan keputusan dalam masyarakat.