DETAIL DOCUMENT
PAK dalam Keluarga: suatu Tinjauan Pedagogik tentang Peranan Orang Tua terhadap Pembinaan Kerohanian Anak Melalui Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam Keluarga di Jemaat To’ Ampingan Klasis Mengkendek Utara Timur
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Sari, Yuspina Lisna
Subject
BV1460 Religious Education 
Datestamp
2024-12-20 09:49:00 
Abstract :
YUSPINA LISNA SARI, 2014, menyusun skripsi dengan judul PAK DALAM KELUARGA, dengan sub judul Suatu Tinjauan Pedagogik tentang Peranan Orang Tua terhadap Pembinaan Kerohanian Anak melalui Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam Keluarga di Jemaat To? Ampingan Klasis Mengkendek Utara Timur. Tulisan dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua terhadap pembinaan kerohanian anak melalui Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga di Jemaat To? Ampingan Klasis Mengkendek Utara Timur dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi maksimal atau tidaknya pembinaan kerohanian anak melalui Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga di Jemaat To? Ampingan Klasis Mengkendek Utara Timur. Pada dasarnya pembinaan kerohanian anak dalam keluarga adalah tugas dan tanggungjawab orang tua anak itu sendiri, sebagaimana perintah dari Allah kepada orang tua supaya menjadi pemimpin rohani bagi anak-anaknya. Orang tua dipercayai untuk mengajarkan ketetapan-ketetapan Allah kepada anak-anak, mengasuh anak-anak agar hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan, dengan melakukan kebenaran dan keadilan. Dalam melakukan semua ini orang tua tidak hanya menegur dan menasehati anak, namun orang tua dituntut untuk menjadi teladan terutama teladan untuk hidup sebagai orang Kristen yang nampak melalui sikap dan tindakan sehari-hari baik dalam keluarga, masyarakat dan dimanapun berada. Hal inilah yang kemudian menjadi bahan pemikiran penulis untuk melihat bagaimana peran orang tua terhadap pembinaan kerohanian anak melalui Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga di Jemaat To? Ampingan Klasis Mengkendek Utara Timur serta faktor-faktor yang mempengaruhi maksimal atau tidaknya pembinaan kerohanian anak di jemaat tersebut. Dalam merampung penulisan ini, metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif. Peneliti melakukan pengumpulan data melalui: studi pustaka, wawancara, pengamatan dan juga dengan teknik analisis melalui reduksi, display dan interpretasi serta melakukan validasi data melalui triangulasi. Jumlah informan yang diteliti adalah dua puluh orang tua dan dua puluh anak di Jemaat To? Ampingan. Setiap informan penulis wawancarai serta amati dan dari hasil wawancara tersebut kemudian membantu penulis untuk menganalisis. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa orang tua di Jemaat To? Ampingan kurang maksimal dalam melaksanakan perannya sebagai pembina kerohanian anak. Hal ini disebabkan oleh faktor ekstrinsik yakni kurangnya waktu bersama dengan anak-anak dalam keluarga, selalu sibuk dengan pekerjaannya serta tidak menjadi teladan yang konsisten terhadap anak. Orang tua menuntut anak untuk melakukan hal-hal yang baik namun orang tua sendiri tidak melakukan hal yang baik yang dapat diteladani oleh anaknya. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA