Abstract :
Ima Songon : Pengaruh Pengelolaan Kelas bagi Kreatifitas Proses Belajar
Mengajar Siswa Kelas IV di SDN 15 Sa?dan. Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui pengaruh pengelolaan kelas terhadap kreatifitas proses belajar mengajar siswa kelas IV di SDN 15 Sa?dan, dan (2)
mengetahui sampai sejauh mana pengaruh pengelolaan kelas terhadap kreatifitas proses belajar mengajar siswa kelas IV di SDN 15 Sa?dan.
Penelitian ini merupakan sebuah penulisan lapangan yang bersifat deskriptif
yaitu menyajikan data sesuai dengan fakta atau kenyataan yang ada di lapangan dengan suatu analisis individual menggunakan metode korelatif. Populasi penelitian adalah guru SDN 15 Sa?dan yang beijumlah 9 orang, dengan demikian karena populasi sedikit peneliti menggunakan total sampling sehingga sampelnya adalah 9 orang. Untuk mengetahui hasil penelitian maka digunakan teknik observasi dan angket, sedangkan teknis analisis yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan
korelasi product moment. Bunyi hipotesis penelitian ini adalah adalah pengelolaan kelas berpengaruh signifikan terhadap kreatifitas belajar mengajar peserta didik Kelas IV di SDN 15 Sa?dan. Sedangkan hasil penelitian membuktikan bahwa pengelolaan kelas berpengaruh positif terhadap kreatifitas proses belajar mengajar siswa kelas IV di
SDN 15 Sa?dan, dengan demikian hipotesis diterima. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (I) terdapat pengaruh signifikan antara
pengelolaan kelas terhadap kreatifitas proses belajar mengajar siswa kelas IV di SDN 15 Sa?dan yang ditunjukkan melalui nilai 0,979 (dianggap sangat tinggi); (2) hubungan koleratif antara pengelolaan kelas terhadap kreatifitas proses belajar mengajar siswa kelas IV SDN 15 Sa?dan dilatarbelakangi oleh: (a) Kemampuan guru mengatur penataan kelas dengan baik sehingga tercipta proses belajar mengajar secara maksimal, guru mampu menciptakan iklim atau kondisi belajar mengajar yang serasi dengan pengalaman belajar siswa, guru mampu memilih dan menggunakan media atau sumber belajar mengajar yang sesuai dengan kebutuhan dan pengalaman
belajar siswa, guru mampu menguasai landasan-landasan kependidikan yang sesuai dengan pengalaman belajar pada siswa, guru mampu mengelola proses interaksi belajar mengajar dengan pengalaman belajar siswa, guru sudah melakukan penilaian prestasi belajar siswa secara objektif dengan pengalaman belajar siswa, guru sudah mengenal fungsi dan program pelayanan bimbingan dan penyuluhan serta menerapkannya dalam proses belajar siswa, dan guru memiliki kemampuan memecahkan masalah belajar siswa; (b) proses kreatifitas yang dihasilkan adalah siswa mampu mengembangkan kapasitas berpikir melalui pengelolaan kelas yang
efektif, siswa mampu melakukan analisa proses belajar sebagai hasil dari pengelolaan kelas yang efektif, siswa mampu menggali berbagai informasi dan mengolahnya menjadi pengetahuan dan pengalaman belajar, siswa mampu menyimak berbagai informasi dengan memanfaatkan media atau sumber belajar, siswa mampu membangun dan membentuk pengetahuan dari berbagai sumber belajar, siswa mampu mendesain kebiasaan belajar yang positif, siswa mampu melatih diri menciptakan kreasi tanpa membatasi aspirasinya, dan siswa mampu memegang tanggung jawab untuk menuntaskan pembelajaran.