DETAIL DOCUMENT
Implementasi Undang-undang Republik Indonesia Tahun 2005 Pasa 35 Ayat 1 dalam Proses Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Makale Kabupaten Tana Toraja
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Paorongan, Paorongan
Subject
LB2300 Higher Education 
Datestamp
2024-12-26 06:35:51 
Abstract :
Paorongan, 2012. ?Implementasi Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 35 ayat 1 Dalam Proses Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Makale Kabupaten Tana Toraja?. (Dibimbing oleh: Setrianto Tarrapa?, M.Pd.K dan Dr. Maidiantius Tanyid) Tujuan penelitian ini adalah mengetahui wujud implementasi UU RI No. 14 Tahun 2005 pasal 35 ayat 1 dalam proses perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMK N I Makale, Kabupaten Tana Toraja. Sebelum terjun ke lapangan untuk memperoleh data, penulis mengawali penelitian ini dengan melakukan studi kepustakaan (library research) yaitu penulis mengambil teori dari buku-buku yang ada kaitannya dengan topik kajian. Pengumpulan data dari lapangan (field research) melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Semua data yang diperoleh diolah selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis data model Miles & Huberman, yang terdiri atas tiga tahapan yaitu reduksi, display dan verification. UU RI No.14 Tahun 2005 Tentang Guru & Dosen merupakan landasan hukum pelaksanaan dan pengembangan profesi guru yang memuat fungsi, peran dan kedudukan guru. Dalam UU tersebut, secara khusus pasal 35 ayat 1 dijelaskan bahwa beban kerja guru meliputi tugas pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan. Proses perencanaan pembelajaran merupakan hal yang mutlak dilakukan setiap guru mengingat perencanaan pembelajaran merupakan bagian integral dari tugas pokok guru yang berfungsi sebagai pedoman dan acuan dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Jika perencanaan pembelajaran dilakukan secara matang dan difungsikan sebagaimana seharusnya, maka proses belajar mengajar akan berlansung dengan baik dan berhasil. Dengan demikian kualitas pendidikan akan semakin meningkat. Kondisi dilapangan mengindikasikan bahwa Guru PAK belum mengimplementasikan UU RI No.14 Tahun 2005 Pasal 35 ayat 1 dalam proses perencanaan pembelajaran. Dari hasil penelitian terbukti bahwa, perencanaan pembelajaran disusun tetapi tidak difungsikan sebagaimana seharusnya. Penyusuunan perencanaan pembelajaran dilakukan karena tuntutan aturan. Dengan demikian jelas bahwa wujud implementasi UU RI No.14 Tahun 2005 pasal 35 ayat 1 dalam proses perencanaan pembelajaran PAK di SMK N I Makale belum diimplementasikan secara maksimal. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA