Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis kearifan lokal To Sangserekan pada materi Teologi-Ekologi dalam Pendidikan Agama Kristen di kelas XI SMA Negeri 3 Tana Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE, yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Modul ini dirancang untuk meningkatkan relevansi pembelajaran dengan konteks lokal serta membangun kesadaran siswa terhadap lingkungan, secara khusus konsep To Sangserekan yang menyatakan bahwa manusia dan alam semesta adalah satu kesatuan yang saling terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan valid dan layal diujicobakan dalam pembelajaran PAK di SMA Negeri 3 Tana Toraja.
Kata Kunci: Pengembangan, Modul, To Sangserekan, Teologi-Ekologi, ADDIE.
ABSTRACT
This research aims to develop a module based on the local wisdom "To Sangserekan" on the Theology-Ecology material in Christian Education for the XI grade at SMA Negeri 3 Tana Toraja. The research method used is the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. This module is designed to enhance the relevance of learning with local context and to build students' awareness of the environment, specifically the concept of To Sangserekan, which states that humans and the universe are interconnected. The results indicate that the developed model is valid and suitable for testing in Christian Education learning at SMA Negeri 3 Tana Toraja.
Keywords:Development, Module, To Sangserekan, Theology-Ecology, ADDIE.