DETAIL DOCUMENT
Faktor Penyebab Anak Usia 13-14 Tahun Putus Sekolah di Jemaat Embang Klasis Tondon
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Malisan, Katrina Sena'
Subject
LB Theory and practice of education 
Datestamp
2025-01-22 21:31:36 
Abstract :
Katrina Sena? Malisan 2013, ?Faktor Penyebab Anak Usia 13-14 Tahun Putus Sekolah Di Jemaat Embang Klasis Tondon?. Rumusan masalah yang akan di kaji dalam skripsi ini adalah faktor apakah yang menyebabkan anak usia 13-14 tahun putus sekolah di Jemaat Embang Klasis Tondon? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak usia 13-14 tahun putus sekolah di Jemaat Embang Klasis Tondon. Masa remaja juga merupakan masa di mana terjadinya keadaan transisi dari masa kanak-kanak yang telah ditinggalkan tetapi masa kedewasaannya belum dijalani dengan sungguh-sungguh, dalam artian bahwa masa remaja adalah masa yang sedang dalam tahap perkembangan baik secara fisik maupun psikis, dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Dengan melihat masa remaja yang masih labil ini. sangat mudah untuk terpengaruh dengan keadaan lingkungan sekitar yang kurang baik, serta kurangnya minat dan motivasi dari dalam diri anak untuk mengikuti pelajaran. Tidak jarang anak-anak remaja gagal menggapai cita-cita akibat dari keadaan lingkungan pergaulan yang tidak baik atau tidak mendukung untuk kelanjutan studinya. Hal ini dialami oleh beberapa anak remaja usia 13-14 tahun di Jemaat Embang Klasis Tondon. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif yaitu melalui observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian di lapangan, terbukti bahwa mereka putus sekolah karena disebabkan oleh faktor internal yaitu faktor yang bersumber dari dalam diri anak itu sendiri seperti psikologis yang meliputi: kurangnya perhatian dan minat dalam belajar, serta faktor jasmaniah yaitu karena kesehatan yang tidak mendukung. Selain faktor internal juga disebabkan karena faktor eksternal yaitu faktor yang bersumber dari luar diri anak, seperti faktor lingkungan keluarga (hubungan antara anak dan orang tua yang kurang harmonis), faktor lingkungan sekolah (cara guru dalam menyampaikan materi yang kurang professional, dan sikap guru yang suka menghukum bahkan kurang professional dalam pemberian nilai, serta hubungan dengan teman-teman di sekolah yang kurang baik), faktor lingkungan masyarakat (lingkungan pergaulan yang tidak baik dalam lingkungan dimana anak remaja tinggal). Dari uraian tersebut, memberikan suatu gambaran bahwa masa remaja adalah masa yang masih sangat rentan terhadap pengaruh yang tidak baik dari lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu dalam kajian ini, penulis mengharapkan agar orang tua, masyarakat atau pemerintah, pihak sekolah, dan gereja agar betul-betul memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada anak-anak remaja supaya mereka juga memiliki kehidupan yang layak demi masa depan mereka sendiri, selain itu anak-anak remaja juga merupakan generasi penerus bangsa negara dan gereja. 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA