DETAIL DOCUMENT
Optimalisasi Penerapan Metakognitif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SDN 172 Inpres Pangdo Kecamatan Rembon
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Tappang, Yuliani Lomban
Subject
LB1501 Primary Education 
Datestamp
2025-01-24 19:25:23 
Abstract :
Yuliani Lomban Tappang (20072714), dengan judul skripsi ?Optimalisasi Penerapan Metakognitif Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada SDN 172 Inpres Pangdo Kecamatan Rembon?. Belajar merupakan peningkatan dan perubahan kemampuan kognitif, apektif, dan psikomotorik kearah yang lebih baik. Keberhasilan belajar siswa merupakan akibat dari tindakan sebuah pembelajaran yang tidak lepas dari peran aktif guru dan siswa itu sendiri dalam melaksanakan proses pembelajaran. Strategi kognitif merupakan keterampilan intelektual khusus yang sangat penting di dalam belajar dan berpikir. Strategi kognitif merupakan proses kontrol, yaitu suatu proses internal yang digunakan siswa untuk memilih dan mengubah cara-cara memberikan perhatian belajar, mengingat, dan berpikir. Strategi kognitif terdiri dari strategi-strategi menghafal, strategi-strategi elaborasi, strategi-strategi pengaturan atau biasanya disebut strategi-strategi metakognitif, dan strategi-strategi afektif. Dalam penelitian ini peneliti merumuskan pertanyaan penelitian sebagai berikut : Apakah penerapan faktor metakognitif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada SDN 172 Inpres Pangdo? Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini adalah : untuk mengetahui penerapan faktor metakognitif yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada SDN 172 Inpres Pangdo? Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa : 1) Pendekatan metakognitif adalah pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk setiap mata pelajaran tidak terbatas pada pembelajaran membaca saja. Pendekatan ini difokuskan untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada nara didik akan proses berfikimya mencakup perencanaan, monitoring dan evaluasi diri terhadap proses dan hasil pembelajaran. Seorang nara didik yang metakognitif mengetahui apakah ia mengerti atau tidak apa yang sedang dipelajari dan membuat rencana memperbaikinya apabila dia belum mengerti. 2) Pembelajaran dengan pendekatan metakognitif menekankan pada aktivitas siswa dalam proses belajar dengan mengoptimalkan keterlibatan siswa, dan ternyata memberikan hasil yang cukup efektif. Untuk menciptakan suasana belajar seperti ini diperlukan keterampilan seorang guru maupun metodologi pembelajaran. Oleh karena itu para guru atau pengajar diharapkan selalu berusaha meningkatkan kemampuan mengajar. 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA