DETAIL DOCUMENT
Tolong, Ajar Aku Pendidikan Seks!: suatu Kajian Teologis-Psikologis tentang Peranan Orang Tua terhadap Pendidikan Seks Anak Usia Dini (3-5 Tahun) di Gereja Toraja Jemaat Tello Batua-Makassar
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Matarru, Asriaty
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2025-01-31 05:27:45 
Abstract :
Asriaty Matarru, ?Tolong, Ajar Aku Pendidikan Seks!?. Suatu Kajian Teologis-Psikologis Tentang Peranan Orang tua Terhadap Pendidikan Seks Anak Usia Dini (3-5 Tahun) Di Gereja Toraja Jemaat Tello Batua Klasis Makassar. Realitas menunjukkan bahwa seks adalah suatu hal yang tabu untuk dibicarakan dalam keluarga. Karena apabila ada orang yang menyebut organ reproduksi bukan pada tempatnya maka orang tua menjadi marah dan bahkan tidak jarang seseorang akan diperhadapkan dengan hukuman, misalnya pukulan. Akan tetapi pada zaman modem ini, masyarakat majemuk tidak dapat lagi menutup mata dengan kenyataan-kenyataan yang ada. Di mana beberapa kejadian menunjukkan perbuatan-perbuatan manusia yang tak bermoral, misalnya dalam hal pemerkosaan, penyimpangan-penyimpangan seks. Dan hal yang paling menyedihkan ialah apabila anak-anak di bawah umur yang menjadi korbannya. Hal ini teijadi dikarenakan maraknya informasi-informasi mengenai seks yang begitu mudah diakses melalui media cetak maupun media eletronik, misalnya VCD porno dan internet. Di samping itu, faktor lain yang tidak kalah penting namun sering kali orang tua lalaikan ialah memberikan pemahaman yang baik dan benar mengenai hal-hal di seputar seks kepada anak yang seharusnya mulai ditanamkan pada usia dini.Di mana usia 3-5 tahun merupakan waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan usia dini kepada anak dan sekaligus meletakkan dasar pembentukan identitas diri anak. Hal ini membutuhkan komitmen dan tanggung jawab dari orang tua untuk menuangkan segala pengetahuan yang dimilikinya atas dasar kepedulian terhadap anak dengan memberikan pendidikan tentang organ reproduksi dan pendidikan tentang prbedaan jenis kelamin agar kelak anak dapat mengetahui batasan dari tingkah lakunya melalui keteladanan, penanaman displin dalam rangka menciptakan lingkungan seks yang sehat bagi anak. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk membahas mengenai peranan orang tua dalam memberikan pendidikan seks bagi anak-anak pada usia dini untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan serta penyimpangan seks anak di kemudian hari. 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA