Abstract :
Matius Patawa?, Nirm: 20082812. Menyusun skripsi dengan judul ?Studi
Komparatif tentang Keefektifan antara Metode Ceramah dengan Metode Inquiri dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Menegah Atas Kristen Rantepao KelasX.5 dengan Kelas X.6?.
Untuk peningkatan kualitas pendidikan dibutuhkan metode pembelajaran yang efektif. Pada dasarnya, metode pembelajaran ada yang berpusat pada tenaga pendidik (teacher centre) dan ada juga yang berpusat pada peserta didik (student centre). Metode pembelajaran yang berpusat pada tenaga pendidik seperti metode ceramah dan metode pembelajaran yang berpusat pada peserta didik seperti metode inquiri. Namun, zaman sekarang banyak tenaga pendidik menekankan pada penggunaan metode yang berpusat pada peserta didik (student centre) seperti metode inquiri dalam proses belajar mengajar agar peserta didik mendapat dan memperoleh pengetahuan secara mandiri untuk itu penulis tertarik untuk mengkaji bagaimana
perbandingan efektifitas antara metode ceramah dengan metode inquiri dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Menegah Atas Kristen Rantepao Kelas X.5 dengan kelas X.6.? Metode ceramah adalah suatu cara penyampaian materi oleh tenaga pendidik kepada peserta didik secara lisan, teratur, sistematis dimana peserta didik mencatat bagian-bagian tertentu yang dianggap penting di buku catatan, disamping itu dalam
penerapan metode ceramah dapat menggunakan penunjang seperti gambar-gambar atau demonstrasi yang sesuai dengan topik materi dan tujuan yang hendak dicapai serta dalam proses belajar mengajar ada umpan balik (feedback). Sedangkan metode inquiri adalah metode yang menekankan tentang keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, berfkir secara sistematis, logis, kritis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan, kemudian membandingkan
penemuan peserta didik satu dengan yang lain, posisi tenaga pendidik sebagai fasilitator, motivator dan rekan belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data kepustakaan diperoleh dengan melakukan penelusuran literatur terkait, sementara itu, data lapangan diperoleh
dengan melakukan observasi dan test (tertulis). Instrument observasi dengan check-list, dan instrument test (tertulis) melalui soal ulangan harian dan soal semester. Jumlah sampel yang diteliti adalah 62 peserta didik SMA Kristen Rantepao kelas X.5 32 peserta didik dan kelas X.6 30 peserta didik.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode yang lebih
efektif dalam proses pembelajaran adalah metode ceramah. Rata-rata nilai kelas yang diajar dengan menggunakan metode ceramah adalah 77.135 yang termasuk kategori baik, sementara itu, rata-rata nilai kelas yang diajar dengan menggunakan metode inquiri adalah 73.71 yang termasuk kategori cukup.