DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Nilai-Nilai Tradisi Leluhur Rambu Solo' terhadap Konsep Kematian yang Dimiliki Umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Agustinus, Agustinus
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2025-02-04 10:11:56 
Abstract :
Masalah Penelitian Masalah yang perlu diselesaikan dalam penelitian ini adalah bagaimana Pengaruh Nilai-Nilai Tradisi Leluhur Rambu Solo? terhadap Konsep Kematian yang Dimiliki Umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja. Masalah tersebut dirumuskan sebagai berikut: Pertama, Bagaimana kecenderungan pengaruh nilai-nilai tradisi Rambu So/o?terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja? Kedua, Indikator manakah dari nilai-nilai tradisi leluhur Rambu Solo? yang dominan memengaruhi konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja? Ketiga, Kategori latar belakang manakah yang dominan memengaruhi pemahaman umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja sehingga terlibat dalam tradisi leluhur Rambu Solo1? Tujuan Penelitian Sesuai dengan masalah yang ada, maka tujuan dari penelitian ini adalah: Pertama, untuk mengetahui kecenderungan pengaruh nilai-nilai tradisi Rambu So/o?terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereia KIBAID di Toraja. J Kedua, untuk menemukan nilai tradisi Rambu Solo? yang dominan memengaruhi konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja. J Ketiga, untuk menemukan kategori latar belakang umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja yang dominan memengaruhi keterlibatan mereka dalam tradisi leluhur Rambu Solo?. Hipotesis Penelitian ini memiliki tiga hipotesis yang perlu diuji kebenarannya, yaitu: 1. Nilai-nilai tradisi Rambu Solo? berpengaruh kuat terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja. 2. Nilai kekeluargaan dalam penerapan tradisi Rambu Solo? adalah faktor yang dominan memengaruhi konsep kematian dalam pandangan umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja. 3. Kategori latar belakang ekonomi umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja berpengaruh kuat dan dominan terhadap penerapan tradisi Rambu Solo?. Metode Penelitian Dalam penelitian dikenal dengan sejumlah metode. Penelitian berdasarkan metode yang digunakan dapat dikelompokkan menjadi delapan kelompok, yakni: penelitian survei, ex post facto, eksperimen, naturalistik, policy research, action research, evaluasi dan sejarah. Mengacuh pada tipe- tipe tersebut, maka penelitian ini menggunakan tipe penelitian survei, yaitu penelitian yang digunakan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi dan pengaruh dan hubungan-hubungan antar variabel. Tujuan survei adalah mengumpulkan informasi tentang variabel dan bukan informasi tentang individu. Variabel-variabel yang diukur dinyatakan dengan variabel bebas dan variabel terikat. Temuan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil yang berkaitan dengan tiga hipotesis sebagai berikut: 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa karena FhitUng > Ftabei (5.681 >3,860), maka Ho ditolak, artinya nilai penyucian (xi), nilai pemujaan (x2), nilai kesejahteraan (x3), nilai kekeluargaan (x4), nilai persekutuan (x5), nilai tanggungjawab (x6), nilai harga diri (x7), nilai perdamaian (x8), nilai kepahlawanan (x9), nilai jasa (x10), dan nilai sosial (xn) secara bersama- sama berpengaruh terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja K BA D di Toraja. Konsep kematian yang dimiliki umat Kristen SwT pdl rae ?ecara signifikan dipengaruhi oleh nilai-nilai tradisi leluhur Rambu Solo. Persamaan regresi liner ganda menunjukkan iii Y = 123,222+-0,424X1+-0,279X2+-0,513X3+0,280X4+0,226X5+-0,084X6+- 0,482X7+-0,652X8+-0,192X9+-0,121XI0+-0,274X11. Artinya, setiap pengaruh nilai tradisi Rambu Solo? secara bersama-sama, maka konsep kematian yang dimiliki umat Kristen gereja KIBAID akan meningkat sebesar 45,037 kali dari sekarang. Sedang uji regresi menunjukkan F sebesar 5,681 adalah signifikan pada a<0,05. Jadi hipotesis yang menyatakan bahwa nilai-nilai tradisi Rambu Solo? berpengaruh signifikan terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja adalah terbukti dalam penelitian ini. 2. Faktor dominan dari nilai-nilai tradisi leluhur yang memengaruhi umat Kristen Gereja di Toraja adalah nilai kesejahteraan. Hipotesis bahwa nilai kekeluargaan dalam tradisi Rambu Solo? adalah faktor yang dominan memengaruhi konsep kematian dalam pandangan umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja, tidak terbukti/ditolak. Persentase sumbangan Xi, X2, X4, ...Xn menunjukkan bahwa Nilai Kesejahteraan (X3) lebih dominan dari nilai-nilai tradisi Rambu Solo? lainnya terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja. Adapun hubungan Nilai Kesejahteraan (X3) dengan Y dihasilkan ryx3 sebesar 0,304 dan adjusted R Square sebesar 0,090. Artinya, hubungan pengaruh X3 dengan Y sebesar 9,0%. Nilai-nilai budaya yang lain yaitu: Nilai Penyucian (X^)) memengaruhi konsep kematian yang dimiliki umat Kristen gereja KIBAID (Y) sebesar 8,1%, ditunjukkan dengan hasil ryxi sebesar 0,289 dan adjusted R Square sebesar 0,081. Nilai H 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA