Abstract :
Masalah Penelitian
Masalah yang perlu diselesaikan dalam penelitian ini adalah
bagaimana Pengaruh Nilai-Nilai Tradisi Leluhur Rambu Solo? terhadap
Konsep Kematian yang Dimiliki Umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja.
Masalah tersebut dirumuskan sebagai berikut:
Pertama, Bagaimana kecenderungan pengaruh nilai-nilai tradisi
Rambu So/o?terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja
KIBAID di Toraja? Kedua, Indikator manakah dari nilai-nilai tradisi leluhur Rambu Solo? yang dominan memengaruhi konsep kematian yang dimiliki umat Kristen
Gereja KIBAID di Toraja? Ketiga, Kategori latar belakang manakah yang dominan memengaruhi pemahaman umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja sehingga terlibat dalam tradisi leluhur Rambu Solo1?
Tujuan Penelitian Sesuai dengan masalah yang ada, maka tujuan dari penelitian ini adalah: Pertama, untuk mengetahui kecenderungan pengaruh nilai-nilai tradisi Rambu So/o?terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereia
KIBAID di Toraja. J Kedua, untuk menemukan nilai tradisi Rambu Solo? yang dominan memengaruhi konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja. J
Ketiga, untuk menemukan kategori latar belakang umat Kristen Gereja
KIBAID di Toraja yang dominan memengaruhi keterlibatan mereka dalam
tradisi leluhur Rambu Solo?.
Hipotesis
Penelitian ini memiliki tiga hipotesis yang perlu diuji kebenarannya,
yaitu:
1. Nilai-nilai tradisi Rambu Solo? berpengaruh kuat terhadap konsep
kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja.
2. Nilai kekeluargaan dalam penerapan tradisi Rambu Solo? adalah faktor
yang dominan memengaruhi konsep kematian dalam pandangan umat
Kristen Gereja KIBAID di Toraja.
3. Kategori latar belakang ekonomi umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja
berpengaruh kuat dan dominan terhadap penerapan tradisi Rambu Solo?.
Metode Penelitian
Dalam penelitian dikenal dengan sejumlah metode. Penelitian
berdasarkan metode yang digunakan dapat dikelompokkan menjadi delapan
kelompok, yakni: penelitian survei, ex post facto, eksperimen, naturalistik,
policy research, action research, evaluasi dan sejarah. Mengacuh pada tipe-
tipe tersebut, maka penelitian ini menggunakan tipe penelitian survei, yaitu
penelitian yang digunakan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data
yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut,
sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi dan pengaruh dan
hubungan-hubungan antar variabel. Tujuan survei adalah mengumpulkan
informasi tentang variabel dan bukan informasi tentang individu.
Variabel-variabel yang diukur dinyatakan dengan variabel bebas dan
variabel terikat.
Temuan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil yang
berkaitan dengan tiga hipotesis sebagai berikut:
1. Hasil analisis menunjukkan bahwa karena FhitUng > Ftabei (5.681 >3,860),
maka Ho ditolak, artinya nilai penyucian (xi), nilai pemujaan (x2), nilai
kesejahteraan (x3), nilai kekeluargaan (x4), nilai persekutuan (x5), nilai
tanggungjawab (x6), nilai harga diri (x7), nilai perdamaian (x8), nilai
kepahlawanan (x9), nilai jasa (x10), dan nilai sosial (xn) secara bersama-
sama berpengaruh terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen
Gereja K BA D di Toraja. Konsep kematian yang dimiliki umat Kristen
SwT pdl rae ?ecara signifikan dipengaruhi oleh nilai-nilai
tradisi leluhur Rambu Solo. Persamaan regresi liner ganda menunjukkan
iii
Y = 123,222+-0,424X1+-0,279X2+-0,513X3+0,280X4+0,226X5+-0,084X6+-
0,482X7+-0,652X8+-0,192X9+-0,121XI0+-0,274X11. Artinya, setiap
pengaruh nilai tradisi Rambu Solo? secara bersama-sama, maka konsep
kematian yang dimiliki umat Kristen gereja KIBAID akan meningkat
sebesar 45,037 kali dari sekarang. Sedang uji regresi menunjukkan F
sebesar 5,681 adalah signifikan pada a<0,05. Jadi hipotesis yang
menyatakan bahwa nilai-nilai tradisi Rambu Solo? berpengaruh signifikan
terhadap konsep kematian yang dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di
Toraja adalah terbukti dalam penelitian ini.
2. Faktor dominan dari nilai-nilai tradisi leluhur yang memengaruhi umat
Kristen Gereja di Toraja adalah nilai kesejahteraan. Hipotesis bahwa nilai
kekeluargaan dalam tradisi Rambu Solo? adalah faktor yang dominan
memengaruhi konsep kematian dalam pandangan umat Kristen Gereja
KIBAID di Toraja, tidak terbukti/ditolak. Persentase sumbangan Xi, X2,
X4, ...Xn menunjukkan bahwa Nilai Kesejahteraan (X3) lebih dominan dari
nilai-nilai tradisi Rambu Solo? lainnya terhadap konsep kematian yang
dimiliki umat Kristen Gereja KIBAID di Toraja. Adapun hubungan Nilai
Kesejahteraan (X3) dengan Y dihasilkan ryx3 sebesar 0,304 dan adjusted
R Square sebesar 0,090. Artinya, hubungan pengaruh X3 dengan Y
sebesar 9,0%. Nilai-nilai budaya yang lain yaitu: Nilai Penyucian (X^))
memengaruhi konsep kematian yang dimiliki umat Kristen gereja KIBAID
(Y) sebesar 8,1%, ditunjukkan dengan hasil ryxi sebesar 0,289 dan
adjusted R Square sebesar 0,081. Nilai H