Abstract :
Joni Tandigau, 2014 menyusun tesis dengan judul ?Studi Evaluatif
Pengimplementasian Kurikulum Remaja Gereja KIBAID di Klasis Mangkutana?.
Judul ini dipilih sebagai bahan untuk mengevaluasi pengimplementasian kurikulum
remaja gereja KIBAID di Klasis Mangkutana. Dalam hal ini tidak terlepas dari
tanggung jawab guru sekolah minggu kelas remaja dan gembala jemaat untuk
memberikan pelayanan yang serius kepada kaum remaja.
Unsur yang diteliti dalam pengimplementasian kurikulum remaja gereja KIBAID di
Klasis Mangkutana, yakni : pengimplementasian isi dan proses pengimplementasian
pembelajaran kurikulum remaja di Klasis Mangkutana. Berdasarkan hasil penelitian
ditemukan bahwa isi kurikulum remaja gereja KIBAID pada dasarnya sudah
memenuhi dasar pengembangan isi dan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum
remaja di gereja. Dalam hal ini pengembangan isi yang dimaksud adalah
pengembangan pokok-pokok materi pembelajaran. Namun masih luas dan peluh
lebih khusus lagi sesuai dengan kebutuhan remaja. Ditemukan juga dalam penelitian
bahwa proses pengimplementasian kurikulum pada dasarnya terlaksana, tetapi masih
ada beberapa unsur yang perlu dibenahi. Misalnya: Pembuatan rencana pelaksanaan
pembelajaran yang di dalamnya sudah ada kompetensi dasar, indokator, tujuan
pembelajaran, materi standar/pokok-pokok materi pembelajaran, metode, kegiatan
pembelajaran, sumber pembelajaran, alat peraga dan penilaian atau evaluasi hasil
belajar yang sangat menolong guru remaja dalam proses pengimplementasian
kurikulum remaja gereja KIBAID di Klasis Mangkutana.
Beberapa saran yang peneliti paparkan sebagai masukan : Pertama, pokok-
pokok materi kurikulum remaja gereja KIBAID upaya disusun secara sistematis
berdasarkan pokok-pokok ajaran gereja KIBAID dengan mengikuti kalender
gerejawi dan pokok-pokok materi untuk memenuhi kebutuhan remaja dalam
perkembangannya lebih dipertajam. Kedua, dalam proses pengimplementasian
kurikulum supaya setiap guru sekolah minggu kelas remaja membuat rencana
pelaksanaan pembelajaran sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam proses
pengimplementasian pembelajaran kurikulum remaja di gereja. Dalam hal ini perlu
diadakan pelatihan guru-guru sekolah minggu kelas remaja tentang penggunaan
kurikulum remaja dan membuat rencana pelaksanaan pembelajaran.
Ketiga, Departemen Sekolah Minggu Gereja KIBAID dan Departemen yang
terkait supaya mengadakan evaluasi kurikulum remaja untuk mengembangkan
kurikulum remaja yang ada dan atau membuat kurikulum remaja yang baru. Dalam
hal ini isi atau materi kurikulum remaja dibuat secara sistematis dan
berkesinambungan dari masa anak-anak ke masa remaja dan selanjutnya ke masa
dewasa.