Abstract :
Debora Nohalium. 2018. Implementasi PPK Berbasis K. 13 Dalam Pembelajaran di
SMP Negeri 2 Tondon Kabupaten Toraja Utara.
Kata Kunci: Implementasi, Karakter, Kurikulum dan Pendidikan
Kehidupan dewasa ini menunjukkan kemajuan di berbagai bidang kehidupan
ekonomi, agama serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Hal ini berdampak
terhadap pergeseran nilai-nilai moral, etika dan karakter bangsa semakin memudar
(dekadensi moral) termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu alternatif pemecahan
masalah yaitu pendidikan karakter bangsa yang diaplikasikan dalam proses
pembelajaran. Namun dalam pelaksanaanya belum optimal sehingga mendorong
pemerintah melalui Kemendikbud membuat kebijakan PPK berdasar Perpres 87/2017
untuk mengimplementasikan harmonisasi olah hati (religius dan nasionalis), olah pikir
(mandiri), olah raga (gotong royong), dan olah karsa (integritas).
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan triangulasi
untuk memperoleh gambaran tentang pelaksanaan implementasi PPK berbasis K. 13
dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 2 Tondon Kabupaten Toraja
Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi
dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu model interaktif dengan
langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan
Tujuan dalam penelitian ini: menganalisis implementasi PPK yang memiliki 4
variabel yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur yang diintegrasikan
dalam dokumen pembelajaran Silabus dan RPP berbasis K. 13 beserta karakteristiknya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa proses implementasi PPK dilakukan
melalui: 1) komunikasi: sekolah melalui rapat dan pendelegasian guru mengikuti
pelatihan BIMTEK PPK serta mengartikulasikan dalam bentuk RENSTRA; 2) sumber
daya: ketersediaan SDM baik secara kuantitas dan kualitas belum mencukupi, sumber
dana belum ada partisipasi dari orang tua siswa dan masyarakat, serta fasilitas (sarana
dan prasarana) belum memadai; 3) disposisi: menerapkan guru piket untuk memberi
ucapan salam kepada siswa yang datang di sekolah, tetapi perlu ditingkatkan dalam hal
keteladanan kedisiplinan kerja; 4) struktur: sekolah menerapkan SOP, Struktur
pelaksana satuan pendidikan dan TUPOKSL Dalam penyusunan perangkat
pembelajaran Silabus dan RPP berbasis K. 13 guru mengintegrasikan nilai-nilai PPK
dan Kepala Sekolah serta Waka Sekolah melakukan fungsi supervisi. Hasil dari
integrasi PPK berbasis K. 13 siswa SMP Negeri 2 Tondon menunjukkan adanya
perubahan sikap religius dan nasionalis hasil dari olah hati, mandiri hasil olah pikir,
gotong royong hasil olah raga, dan integritas hasil olah karsa.
ABSTRACT
Debora Nohalium. 2018. Implementation of Strengthening Character Educalion
Based on Curriculum 2013 in Leaming of the SMP Negeri 2
Tondon Kabupaten Toraja Utara
Keywords: Implementation, Character, Curriculum, and Educating.
Presentlly, dailylife shows progress in various fields of life, such as
economics, religion and Science and technology. This has an impact on the shifting
of moral values, ethics and national character fading (moral decadence) including
in the world of education. The altemative as problem solving was nation character
educating that applied in the leaming process. However, in its implementation it
was not optimal so that it encouragcd the govemment through the Ministry of
Education and Culture in establishing Strengthening character education policy by
Perpres 87/2017 to implement harmonization of the heart (religious and nationalist),
thinking (independent), sports (mutual cooperation), and initiative (integrity).
This research is a qualitative research with a triangulation approach to
obtain an overview of the implementation of PPK based K.13 in leaming quality
improvement in SMP Negeri 2 Tondon Toraja Utara. The techniques collect data
by using interviews, observation, and document study, then analys by using
interactive models techniques, methods steps collecting data, reducting data,
presentating data, and finally conclusing data.
The aim of this research is analyzing character education strengthened
implementation that has four variable following communication, resources,
disposition, and structure that are integrated in leaming documents as syllabus and
plan of leaming programme (RPP) and its characteristics.
The results of research shows that implementation PPK process is carried
out through: 1) communication: school through meetings and teacher delegations
participating in BIMTEK training and articulating in the form of RENSTRA; 2)
resources: the availability of human resources both in quantity and quality is
insufficient, the source of funds has not been participated by parents of students and
the community, and facilities (facilities and infrastructure) are inadequate; 3)
disposition: applying teachers duty for greetings students who come to school, but
need to be improved in t