Abstract :
Darius Raba dengan judul Tesis Mengurai Sejarah Martir yang
Terlupakan. Dengan dosen pembimbing Dr. Sulaiman Manguling sebagai
dosen pembimbing pertama dan Dr. Rannu Sanderan selaku dosen
pembimbing kedua. Penelitian ini menguraikan tentang sejarah Martir
yang terlupakan di Klasis Rongkong Sabbang Baebunta. Martir adalah
orang yang rela menderita atau mati daripada menyerah karena
mempertahankan agama atau kepercayaan. Dalam penulisan ini, penulis
hendak menyelidiki pengaruh kekuasaan dibalik konsep martir yang
terbangun dalam lingkup Gereja Toraja. Bagi penulis, dalam catatan gereja
Toraja menyangkut martir itu keliru. Sebab menurut dugan sementara
penulis, berdasarkan observasi yang selama ini dilakukan terhadap orang-
orang yang ditampilkan oleh lembaga Gereja Toraja sebagai martir,
khususnya di wilayah Rongkong dan Seko, erat kaitannya dengan
kekuasaan dalam hal ini kasta sosial oleh para penginjil yang datang di
golongkan sebagai martir dalam catatan sejarah gereja Toraja.
Kisah tentang orang-orang Rongkong Seko yang berkorban demi
membela dan bahkan mempertahankan keyakinanannya (martir)
merupakan sesuatu hal yang tidak bisa disepelehkan bahkan dilupakan
begitu saja, sebab dapat dipastikan melalui perjuangan mereka gereja
Toraja hari ini dapat berkembang dan melebarkan sayapnya selebar-
lebarnya dinegeri Indonesia dan bahkan sampai keluar negeri dengan rasa
aman dan tentram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
teknik observasi dan juga wawancara di lapangan. Berdasarkan hasil
penelitian ini ditemukan bahwa orang-orang Seko yang berkorban demi
membela bahkan mempertahankan keyakinannya merupakan sesuatu hal
yang tidak bisa disepelehkan bahkan dilupakan begitu saja sebab dapat
dipastikan melalui perjuangan mereka Gereja Toraja hari ini dapat
berkembang dan melebarkan sayapnya selebar-lebarnya di negeri
Indonesia bahkan sampai keluar negeri dengan rasa aman dan tentram.
Abstract
Darius Raba with the title Thesis Unraveling the History ofthe Forgotten
Martyrs. With the supervisor Dr. Sulaiman Manguling as the first supervisor
and Dr. Rannu Sanderan as the second supervisor. This study describes abaut the forgotten history ofthe Martyrs in Klasis Rongkong Sabbang Baebunta. A martyr is a person who is willing to sujfer or die rather than give up for defending a religion or belief. In this study, the author wants to investigate the influence of power behind the concept of martyrdom that is built within the scope ofthe Toraja Church. For the writer, the Toraja church records concerning the martyr is wrong. This is because according to the author's provisional assumption, based on the observations that have been made to people presented by the Toraja Church as martyrs, especially in the Rongkong and Seko areas, it is closely related to power, in this case social caste by the evangelists who came to be classified as martyrs. in the historical record ofthe Toraja church. The story of the Rongkong Seko people who sacrificed to defend and even defend their beliefs (martyrs) is something that cannot be underestiniated and even forgotten, because it is certain that through their struggle the Toraja church today can develop and spread its wings as wide as possible in Indonesia, and even go abroad with a sense ofsecurity and peace. This study uses qualitative methods with observation techniques and also interviews in the field. Based on the results of this study, it wasfound that the Seko people who sacrificed to defend and even defend their beliefs are something that cannot be underestiniated and even forgotten because it can be ascertained that through their struggle the Toraja Church today can develop and spread its wings as wide as possible in Indonesia. to leave the country with a sense ofsecurity and peace.