Abstract :
Ritual messalu merupakan warisan tradisi aluk toyolo di Mamasa sebagai
sarana pemulihan penyakit fisik dan mental. Korelasi antara messalu dan
kesembuhan penyakit fisik dan mental, sering menimbulkan mispersepsi
karena sering dikaitkan dengan hal-hal mistis (penyembahan berhala, arwah,
dll.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat intervensi
psikologi (psikoterapi Aaron Beck-CBT) dalam ritual messalu, untuk memberi
jawab terhadap misteri keterkaitan messalu dan kesembuhan penyakit. Teori
Aaron Beck (father of Cognitive Behavioral Teraphy) menekankan terapi
kognisi yang berdampak bagi behavior. Jenis data dalam penelitian ini adalah
data kualitatif Spradlay (etnografi) dan fenomenologi, yang diperoleh melalui
observasi dan wawancara secara in-depth. Analisis terhadap hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa terdapat intervensi psikoterapi (CBT) dalam ritual
messalu, sehingga messalu dapat diparadigmakan sebagai ritual pemulihan
jiwa. Secara teologis, ritual messalu sangat relevan dengan prinsip-prinsip
iman Kristen, karena itu gagasan ini dapat menjadi referensi bagi gereja
dalam rangka mewujudkan pelayan pastoral kontekstual berbasis budaya
secara khusus dalam pelayanan pastoral kontekstual bagi orang sakit
Kata Kunci: ritual messalu, psikoterapi, kesembuhan, pastoral kontekstual.
The messalu ritual is a legacy of the aluk toyolo tradition in Mamasa as
a means of healing physical and mental illnesses. The correlation between
messalu and the healing of physical and mental illness, often leads to
misperceptions because it is often associated with mystical things (idol
worship, spirits, etc.). This study aims to find out whether there is a
psychological intervention (Aaron Beck-CBT psychotherapy) in the messalu
ritual, to answer the mystery of the relationship between messalu and the
healing of diseases. Aaron Beck's theory (father of Cognitive Behavioral
Teraphy) emphasizes cognition therapy that impacts behavior. The types of
data in this research are Spradlay qualitative data (ethnography) and
phenomenology, obtained through observation and in-depth interviews.
Analysis of the results of this study shows that there is a psychotherapeutic
intervention (CBT) in the messalu ritual, so messalu can be paradigmized as a
soul recovery ritual. Theologically, messalu ritual is very relevant to the
principles of Christian faith, therefore this idea can be a reference for the
church in order to realize culture-based contextual pastoral care specifically
in contextual pastoral care for the sick.
Keywords: messalu ritual, psychotherapy, healing, contextual pastoral.