DETAIL DOCUMENT
Tanah sebagai Ibu dalam Pandangan Suku Korowai Tinjauan Ekofeminisme di Suku Korowai Papua Selatan
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Kobak, Setia Tia
Subject
HC Economic History and Conditions 
Datestamp
2025-02-18 10:20:09 
Abstract :
Suku Korowai memahami tanah sebagai ibu sejak dahulu kalah, bagi masyarakat Korowai tanah adalah harta dan warisan leluhur. Tujuan penulisan ini ialah untuk mengetahui filosofi suku Korowai yang menjadikan tanah sebagai ibu melalui tinjauan ekofeminisme di suku Korowai Papua Selatan dan menganalisis dampak globalisasi terhadap filososfi tanah sebagai ibu bagi suku Korowai dari perspektif ekofeminisme. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan literatur berbagai sumber yang berkaitan dengan isi dari penelitian ini. Data yang diperoleh akan dianalisa dengan menggunakan teori ekofeminisme mengkaji hubungan erat antara perempuan dan alam. Menurut Vandana Shiva yang menyoroti hubungan antara berbagai sistem sosial dan ekologis. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh temuan bahwa dalam masyarakat suku Korowai tanah difilosofikan sebagai ibu yang dianggap memberikan kehidupan dan kemakmuran namun dengan masuknya globalisasi kini menimbulkan dampak positif dan negatif yang membuat nilai filosofi tanah sebagai ibu sedikit demi sedikit mulai hilang . Kata Kunci : Suku Korowai, Tanah sebagai Ibu, Ekofeminisme ABSTRACT The Korowai tribe understands land as a mother since ancient times for the Korowai people, land is a treasure and ancestral heritage. The purpose of this writing is to find out the philosophy of the Korowai tribe that makes land as a mother through a survey of ecofeminism in the Korowai tribe of South Papua. By using quantitative methods, field studies and interviews with a descriptive approach. Data collection with interviews and literature from various sources related to the content of this study. The data obtained will be analyzed using the theory of ecofeminism. Based on the data analysis carried out, it was found that in the Korowai tribal society, land is philosophized as a mother who provides prosperity and life for Korowai people, but the impact of globalization is now the value of the land philosophy as a mother is beginning to disappear. Keywords: Korowai Tribe, Land as Mother, Ecofeminisme. 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA