Abstract :
Guru PAK dipanggil untuk mengimplementasikan nilai-nilai Kristiaani dalam
menghadapi kemajemukan beragama. Tulisan ini dibimbing oleh dua dosen pembimbing: 1. Selvianti. 2. Pdt. A. Kabanga. Dalam pengamatan penulis ada beberapa guru yang masih enggan dalam menyatakan
nilai-nilai kristiani dalam kemajemukan beragama disekolah, demikian juga peserta didik yang beragama kristen belum dapat menciptakan kerukunan dalam situasi kemajemukan yang mereka alami di sekolah.
Terhadap masalah itu penulis menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kwualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Peran guru PAK se-Kecamatan Mangkutana dalam mengimplementasikan nilai-nilai Kristiani menghadapi kemjemukan beragama tidak berpengaruh signifikan baik terhadap sikap dan karakter anak didik di sekolah, maupun terhadap kemajemukan beragama Beberapa saran yang penulis paparkan untuk diperhatikan oleh Guru Pendidikan Agama Kristen se-Kecamatan Mangkutana : Pertama, di sekolah guru maupun murid terdiri dari latar belakang yang berbeda baik status sosial, budaya, maupun agama.
Karena itu guru PAK hendaknya menjadi contoh teladan, motivator maupun sebagai agen sdsialisai dalam mengimplementasikan nilai-nilai Kristiani menghadapi kemajemukan beragama sebagai sebuah kesaksian iman. Kedua, peneliti melihat perlu ada sebuah studi serupa dikembangkan sebagai upaya menciptakan kerukunan hidup antar peserta didik dalam menghadapi kemajemukan beragama yang mereka alami di sekolah.