Abstract :
Teny Frans Manopo "Studi Terhadap Filosofi To Sangserekan dan
Implikasinya bagi Pendidikan Karakter Berbasis Ekoteologis di Sekolah
Minggu Gereja Toraja Jemaat Komba"
Kehadiran Pandemi telah membawa perubahan yang signifikan
dalam tatanan hidup masyarakat di era industri 5.0 saat ini. Hal ini pun
berdampak dalam dunia pendidikan yang menuntut setiap insan pendidik
untuk bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Pandemi sendiri
melahirkan sebuah refleksi ekologis yang membuat setiap orang untuk
menelisik korelasi fundamental antara manusia dengan lingkungan
sekitarnya. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis dalam membuat
tulisan ini guna menemukan pendekatan yang tepat dalam
menghubungkan urgensi kedua hal tersebut.
Orang Toraja telah memiliki pendekatan Pendidikan karakter dalam
membangun kehidupannya yang tertuang dalam filosofi to sangserekan dan
sangat relevan untuk mengembangkan konsep ekoteologis yang akan
membentuk karakter peduli lingkungan pada peserta didik. Berdasarkan
penelitian yang dilakukan oleh penulis dengan menggunakan pendekatan
kualitatif didapatkan bahwa Sekolah Minggu Gereja Toraja yang menjadi
bahagian dari lembaga Pendidikan informal, sangat strategis untuk
mempertemukan konsep budaya lokal dengan nilai-nilai Alkitabiah yang
akan menjadi fondasi untuk memperkokoh jati diri peserta didik yang
berkarakter kristiani namun tetap dalam bingkai kearifan lokal setempat.
ABSTRACT
Teny Frans Manopo "Study of the To Sangserekan Philosophy and its
Implications for Ecotheologically Based Character Education in the Sunday
School of the Toraja Church of the Komba Congregation."
The presence of the pandemic has brought about significant
changes in people's lives in the current industrial era 5.0. This also has an
impact on the world of education which requires every educator to be able
to adapt to the needs of the times. The pandemic itself gave birth to an
ecological reflection that made everyone examine the fundamental
correlation between humans and their surrounding environment. This is
the background for the author in writing this article in order to find the right
approach in connecting the urgency of these two things.
Torajan people have a character education approach in building
their lives which is stated in the philosophy of To Sangserahan and is very
relevant for developing ecotheological concepts that will shape students'
environmentally caring character. Based on research conducted by the
author using a qualitative approach, it was found that the Toraja Church
Sunday School, which is part of an informal educational institution, is very
strategic in bringing together local cultural concepts with Biblical values
which will become the foundation for strengthening the identity of students
who are Christian in character but remain within the framework of local
wisdom.