Abstract :
Judul Tesis: ?Pandangan Teologis Tentang Aborsi Berdasarkan Yeremia 1:5"
Aborsi adalah pengguguran kandungan baik yang disengaja maupun
tidak disengaja. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang aborsi membuat
tindakan ini tenis berkembang. Pihak yang setuju dengan aborsi memberikan
alasan bahwa nyawa ibu lebih berharga dari janinnya. Pihak yang tidak setuju
berpendapat bahwa janin maupun bayi adalah sama-sama manusia. Pandangan
Kristen juga masih terbagi menjadi tiga pandangan. Berdasarkan hal ini, maka
peneliti ingin memaparkan pandangan Teologis tentang aborsi berdasarkan Kitab Yeremia 1:5. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif bukan
eksperimental, dengan jenis penelitian biblika (eksegesis). Teknik analisis data
menggunakan penerjemahan teks asli, analisis gramatikal, analisis literal, analisis genre, dan interpretasi teks.
Adapun hasilnya: pertama, Allah menganggap dan menghargai setiap
nyawa manusia sama dimataNya, baik yang sudah lahir ataupun yang masih
berbentuk janin. Kedua, Tuhan sudah merencanakan kelahiran manusia sebelum
terjadinya hubungan suami dan istri. Ketiga, Tuhan sendiri yang menciptakan dan
menenun setiap manusia dalam kandungan ibunya, sehingga Tuhan mempunyai
hak penuh atas nyawa manusia. Keempat, Tuhan sendiri yang mempunyai inisiatif untuk menetapkan seseorang dengan tugas yang Tuhan rencanakan. Membatalkan rencana Tuhan dengan mengakhiri sebuah kehidupan sama halnya dengan pemberontakan kepada Tuhan.
ABSTRACT
"The Theological View of Abortion Based on the Book of Jeremiah 1: 5"
Abortion is intentional or unintentional action of ending a pregnancy.
The lack of public knowledge about abortion makes this action keep growing.
Those who agree with abortion provide the reason that mother's life is more
valuable than her fetus. Those who do not agree argue that the fetus and baby are both human beings. Nowadays, Christian view is still divided into three views.
Based on this, the researcher wants to explain the theological view of abortion
based on the Book of Jeremiah I: 5. This study uses qualitative methods non
experimental, with the type of biblical (exegesis) research. Data analysis
techniques use the translation of original text, grammatical analysis, literal
analysis, genre analysis, and text interpretation. As for the results: first, God considers and respects every human life. Human life is the same in His eyes, whether bom or still in the form of a fetus. Second, God has planned human birth before the occurrence of husband and wife relations. Third, God Himself creates and weaves every human being in his mother's womb, so God has full rights to human life. Fourth, God Himself has the initiative to determine someone with the task God has planned. Cancelling God's plan by ending a life is as well as a rebellion against God.