Abstract :
RUTH MEITHA RAHAYU, 2017 menyusun Tesis dengan Judul :
ORANG BERKEBUTUHAN KHUSUS (OBK), Kajian Sosiologis-Teologis
Pemahaman Orang Berkebutuhan Khusus di Rehabilitasi Berumberdaya
Manusian (RBM) Toraja. Pada dasarnya OBK (Orang Berkebutuhan Khusus) merupakan bagian dari warga Negara yang memiliki hak, kewajiban serta peran yang sama dalam bernegara, namun hal tersebut belum begitu terihat nyata dalam kehidupan. Kurangnya akses pendidikan, pekeijaan, fasilitas sarana dan prasarana serta perhatian dari berbagai elemen menjadikan OBK sulit menjalani kehidupan seperti masyarakat umum lainnya. Salah satu upaya agar mereka bisa
mendapatkan hak, kewajiban serta peran dalam bernegara adalah dengan cara
diberdayakan. Pemberdayaan terhadap OBK merupakan upaya pemandirian bagi
mereka agar tidak selalu bergantung kepada orang lain. Salah satu bentuk
pemberdayaan bagi OBK adalah melalui kegiatan seperti halnya RBM Toraja
yang memberdayakan OBK melalui kegiatan ketrampilan, pendidikan dan
pemberian modal. Melalui kegiatan ketrampilan, pendidikan, dan pemberian
modal tersebut OBK mampu menjalani kehidupan yang mandiri seperti
masyarakat pada umumnya. Dengan kegiatan ketrampilan, pendidikan dan
pemberian modal ini mereka bisa terus melatih kemampuan serta bakat yang
dimilikinya. Selain itu mereka bisa mendapatkan penghasilan dari ketrampilan,
pendidikan, dan pemberian modal tersebut. Oleh sebab itu penulis merasa perlu
suatu penelitian lebih lanjut mengenai pemberdayaan OBK melalui kegiatan
ketrampilan dan pendidikan di RBM Toraja dengan menggunakan pendekatan
kualitatif, melalui tehnik wawancara, observasi serta studi dokumentasi, guna
mengungkapkan suatu fenomena pada OBK di RBM Toraja. Penelitian ini
bermaksud untuk mempelajari dengan seksama proses pelaksanaan pemberdayaan di RBM Toraja serta pengaruh kegiatan pemberdayaan terhadap OBK melalui keterampilan, pendidikan, dan pemberian modal.