Abstract :
Oktovianus P (1110185661) telah menyusun Skripsi dengan judul
Pelayanan Konseling Terhadap Pasangan Suami-Istri Yang Tidak Harmonis
Akibat Pernikahan Dini di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Zaitun Tondok
Bakaru. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelayanan pastoral
terhadap keluarga yang tidak harmonis akibat pernikahan dini di Gereja Toraja
Mamasa Jemaat Zaitun Tondok Bakaru. Pelayanan konseling terhadap keluarga
yang menikah dini merupakan suatu pelayanan yang sangat penting dan perlu
untuk ditumbuhkembangkan oleh hamba Tuhan selaku gembala dalam jemaat
agar warga jemaat merasa dipedulikan dan tertolong.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif
dan melakukan wawancara untuk mendapatkan informasi terkait dengan
masalah yang dikaji oleh penulis sendiri.
Kemudian dari hasil wawancara, pengamatan serta analisis data, maka
penulis menyimpulkan bahwa pelayanan konseling terhadap pernikahan dini di
Gereja Toraja Mamasa Jemaat Zaitun Tondok Bakaru terkhusus kepada keluarga,
masih kurang efektif karena hamba Tuhan selaku gembala dalam jemaat kurang
menjalankan perannya untuk memberikan pelayanan konseling kepada keiuarga
yang mengalami masalah, dan ketika mengunjungi hanya kebanyakan
mendoakan tanpa memberikan pemahaman budaya dengan kekristenan
kemudian tidak mengetahui latar belakang dari setiap masalah yang dialami
warga jemaatnya.
Kata kunci : Pernikahan dini.
Abstract
Oktovianus P. (1110185661) has compiled a thesis entitled counseling Service for
husbands and wives who are not harmonious as a re suit of early marriage at
the Toraja Mamasa Church of the Olive Tondok Bakaru congregation.
Counseling Services for families who marry early is a very important Service and
needs to be developed by servants of God as pastors in the congregation so that the congregation members feel cared for and helped.
In this study the authors used qualitative research methods and
conducted interviews to obtain Information related to the problems studied by
the authors themselves. Them from the results of interviews, observations and data analysis, the authors conclude that counseling Services for early marriage at the Toraja Mamasa Church og the Olive Tondok Bakaru congregation, especially for families, are still ineffective because God's servants as pastors in the congregation are lackinglack of carrying out their role in providing counseling Services to families who experience problems, and when visiting they only pray without providing an understanding of culture and Christianity then do not know the backgroun of the problems experienced by members of the congregation. Key words: early marriage.