Abstract :
Femita Susanty Peri (2020185637), Kajian Hermeneutik Allah
Menyesal dalam Kitab 1 Samuel 15:10-11 dan Implikasinya
terhadap orang Kristen masa kini. Pembimbing Dr. Amos Susanto
dan Yohanis Krismantyo, M.Th.
Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui
makna mengenai Allah menyesal setelah menjadikan Saul sebagai
raja. Mungkinkah Allah bisa menyesal atas pilihanNya dan
menjadi berubah pikiran? Ataukah Allah tidak tahu bahwa Saul
akan melakukan pelanggaran terhadap Allah?
Metode penelitian yang penulis gunakan adalah kajian
hermeneutik dengan menggunakan metode grammatical-historis dan
juga terjemahan pembanding. Kemudian penulis melakukan
penelitian terhadap buku-buku dan juga jurnal yang membahas
mengenai Allah menyesal ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Allah menyesal bukan
karena Allah berubah pikiran sama seperti manusia yang menyesal
tetapi karena manusia yang telah dipilihNya berubah yang
membuat Allah menjadi sedih.
(Kata Kunci: 1 Samuel 15:11, Allah Menyesal, Saul)
ABSTRACT
Fernita Susanty Peri (2020185637), Hermeneutic Study of God Regrets
in the Book of 1 Samuel 15:10-11 and its Implications for Christians today.
Advisor Dr. Amos Susanto and Yohanis Krismantyo, M.Th.
The purpose ofwriting this scientific work is to find out the meaning of
God's regret after making Saul king. Is it possible that God could regret His
choice and change his mind? Or did God not know that Saul would commit an
offense against God? The research method that the author uses is a hermeneutic study using grammatical-historical methods as well as comparative translations. Then the author conducted research on books and journals that discussed this God of regret. The results of the research show that God regrets not because God changes his mind just like humans regret but because the people He has chosen change which makes God sad.
(Keywords: 1 Samuel 15:11, God Regrets, Saul).