Abstract :
Krisis ekologi telah menjadi persoalan yang serius, bukan hanya terjadi pada
kota-kota besar tetapi juga telah merambat ke desa, seperti banjir dan tanah
longsor yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi di desa Kasintuwu. Krisis
ini menjadi perbincangan serius yang telah digumuli oleh gereja-gereja di
Indonesia. Tulisan ini hendak menganalisis misi GKST Bahtera Kasih
Mangkulande dalam perspektif eko-ekumenis. Ekumenis bukan hanya perihal
kesatuan terhadap hubungan relasi antar gereja tetapi ekumenis juga
menyangkut seluruh kosmos terlebih dengan alam sekitar yang disebut eko-
ekumenis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif
melalui studi dokumen (program kerja) dan wawancara. Hasil penelitian ini
menemukan bahwa GKST Bahtera Kasih Mangkulande belum memahami
oikumene dalam arti kesatuan kosmos sehingga gereja belum mewujudkan
misinya dalam perspektif eko-ekumenis. Kata Kunci: Oikumene, Ekologi, Eko-Ekumenis, Misi Gereja.