DETAIL DOCUMENT
Analisis Teologis Sosiologis terhadap Memori Kolektif sebagai Dasar Membangun Kerukunan antar Umat Beragama, di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Sanda, Rinto
Subject
BT Doctrinal Theology 
Datestamp
2025-02-26 18:52:10 
Abstract :
Rinto Sanda : 2020164866, Analisis Teologis-Sosiologis Terhadap Memori Kolektif Sebagai Dasar Membangun Kerukunan Antar Umat Beragama, Di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur. Tulisan ini berjudul "Analisis Teologos-Sosiologis Terhadap Memori Kolektif Sebagai Dasar Membangun Kerukunan Antar Umat Beragama, Di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur" yang di bombing oleh Dr. Amos Susanto selaku pembimbing satu, dan Srimart Ryeni,M.Si selaku pembimbing dua. Dalam upaya bagaimana kehidupan dalam bermasyarakat dengan menciptakan sebuah kerukunan serta perdamaian antara umat beragama.Kerukunan identik dengan istilah toleransi. Toleransi itu sendiri dapat diartikan bagaimana masyarakat saling menghargai dan saling mengerti antar umat beragama. Kerukunan dapat tercipta bila setiap masyarakat menjunjung rasa toleransi dan solidarita antar umat beragama. Kerukunan umat beragama adalah kondisi dimana antar umat beragama bekerjasama dengan mencapai tujuan bersama. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskripsi, yang memperioleh data-data dengan cara observasi dan wawancara. Setelah berupaya dengan maksimal melakukan penelitian dan menganalisis hasil penelitian, penulis sampai pada kesimpulan yaitu kerukunan umat beragama yang ada di desa Cendana Hitam dapat tercipta dengan baik karena masyarakat sangat menjunjung tinggi rasa toleransi dan solidaritas antar umat beragama. Dalam sudut pandang teologis masyarakat di desa Cendana Hitam telah mencerminkan apa yang dikehendaki Allah bagi umat manusia yaitu hidup berdampingan dengan rukun dan damai. ABSTRATS Rinto Sanda : 2020164866, Theological-Sociological Analysis of Collective Memory as a Basis for Building Inter-Religious Harmony, in Cendana Hitam Village, East Tomoni District, East Luwu Regency. This article is entitled "Theological-Sociological Analysis of Collective Memory as a Basis for Building Inter-Religious Harmony, in Cendana Hitam Village, East Tomoni District, East Luwu Regency" which was bombed by Dr. Amos Susanto as supervisor one, and Srimart Ryeni, M.Sc as supervisor two. In an effbrt to how to live in society by creating harmony and peace between religious communities. Harmony is synonymous with the term tolerance. Tolerance itself can be interpreted as how people respect and understand each other between religious communities. Harmony can be created ifevery society upholds a sense of tolerance and solidarity between religious communities. Religious harmony is a condition in which inter-religious people work together to achieve common goals. The type of research used in this study is a descriptive qualitative research method, which obtains data by means of observation and interviews. After rnaking maximum efforts to conduct research and analyze the results of the research, the author finally came to the conclusion that religious harmony in Cendana Hitam village can be created properly because the community highly values tolerance and solidarity between religions. From a theological point of view, the community in Cendana Hitam village has reflected what God wantsfor mankind, namely to live side by side in harmony and peace. Keywords: Religious harmony, tolerance. 
Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA