Abstract :
Alfrida B. ?Kajian Simbolik Interpretatif Massapa? Lolo dalam Perkawinan Sedarah di Jemaat Sion Sandana, Desa Ulusalu, Kabupaten Mamasa.? Dibawah bimbingan Yekhonya F.T Timbang, M.Si dan Resky Purnamasari Nasaruddin, M.Si. Penulis mengangkat topik ini karena penulis ingin mendeskripsikan pandangan masyarakat Ulusalu tentang makna massapa? lolo dalam perkawinan sedarah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan tujuan untuk memudahkan penulis dalam memperoleh data dan informasi secara langsung di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mendapatkan bahwa massapa? lolo dalam perkawinan sedarah yang dilakukan masyarakat Ulusalu di Jemaat Sion Sandana dipandang sebagai sesuatu yang baik. Massapa? lolo dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada keluarga pihak perempuan dari keluarga pihak laki-laki. Proses Massapa? lolo dilaksanakan di lumbung yang dihadiri oleh tokoh adat, tokoh pemerintah serta keluarga dari keduanya. Lumbung dalam kalangan masyarakat Ulusalu adalah induk dari sebuah bangunan rumah. Massapa? lolo merupakan simbolik dari pemutusan hubungan darah dari kedua orang akan melangsungkan perkawinan. Sapa? lolo harus dibayar oleh pihak laki-laki kepada orang tua pihak perempuan sesuai dengan bentuk atau harga yang sudah disepakati bersama sebelum perkawinan dilakukan. Kata Kunci: Kebiasaan, Perkawinan, Aluk tomatua, Massapa? lolo, Lumbung