Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Augmensia Puteri Gratia, Fransisca
Subject
Komposisi Musik
Datestamp
2022-02-23 04:02:51
Abstract :
Maria adalah seorang gadis muda biasa, yang mengandung Yesus, anak
dari Allah yang hidup, melalui mukjizat dari Roh Kudus. Penghormatan
kepada Maria dilakukan dengan berbagai cara salah satunya melalui karya
seni. Berbagai macam karya musik tentang Maria sangat banyak diciptakan
oleh para komponis dari abad pertengahan hingga sekarang. Kebanyakan
karya musik tentang Maria ini secara teknis disusun dalam struktur harmoni
tertian, bentuk musik homofoni, polifoni, dan nyanyian (verbal). Musik era
tonal hampir secara ekslusif tertian dalam orientasi harmoninya. Artinya,
secara umum harmoni dapat dibangun dari susunan interval 3, satu-satunya
pengecualian adalah ?voice-leading chords? dan akord yang dihasilkan dari
progresi omnibus. Harmoni kuartal dicirikan oleh suaranya yang ambigu dan
terbuka, menggunakannya dapat menyamarkan tonalitas dan sebagai hasilnya
menciptakan ketegangan atau resolusi secara efektif.
Dalam proses penciptaan karya What If Mary terdapat lima langkah
yang dilakukan yaitu, perumusan ide penciptaan, pemilahan bagian,
eksperimen, pembuatan lirik dan finishing. Proses paling penting dalam
penciptaan karya ini adalah mentransformasikan narasi biografi Maryam
menjadi sebuah lirik, mengaplikasikan harmoni kuartal dengan menerapkan
teori-teori yang dipahami ke dalam format choir, mengeksplorasi berbagai
macam jenis karya musik untuk choir secara ritmis, progresi, bentuk musik,
dan struktur, menggabungkan melodi dan ritme yang sudah ditentukan
dengan lirik yang disesuaikan alur cerita