Abstract :
Kecamatan Borobudur adalah salah satu wilayah di Indonesia yang dikenal
karena pariwisatanya. Salah satunya adalah Bukit Rhema atau Gereja Ayam yang
berada di Desa Gombong Kembanglimus, Magelang, Jawa Tengah. Bangunan
tersebut dibangun pada tahun 1992 oleh Daniel Alamsjah. Bangunan Gereja ayam
merupakan bangunan yang cukup megah dan luas, memiliki bentuk yang sangat
menarik menyerupai merpati dengan mahkota di atas kepalanya. Selain bangunan
yang megah Gereja Ayam juga memiliki ?story telling? yang menarik karena dari
tujuh lantai yang ada pada bangunan memiliki cerita masing-masing pada setiap
lantai yang menceritakan perjalanan spiritual manusia, makna doa, kebaikan
tuhan, mujizat dan kearifan lokal. Visualisasi elemen bangunan Gereja Ayam ini
menjadi sumber ide motif batik sebagai bahan pembuatan busana Blazer.
Metode Penciptaan yang digunakan untuk membantu proses penciptaan
karya meliputi metode pengumpulan data, analisis data, perancangan karya, dan
pewujudan karya. Penerapan metode penciptaan digunakan untuk memperkuat
konsep mulai dari observasi hingga pewujudan karya. Dalam perwujudkan karya
menggunakan teknik batik tulis dengan menggoreskan malam panas
menggunakan canting dan teknik menjahit tailoring dengan lining dan interlining.
Tugas Akhir ini hanya membuat tiga buah karya dari tujuh desain terpilih,
karena mengingat kondisi dunia yang sedang mengalami wabah Covid-19
termasuk Indonesia. Keseluruhan karya memiliki tema yang sama yaitu ?
VISUALISASI ELEMEN GEREJA AYAM PADA BLAZER ?,dengan judul
Prisha 1, Prisha 2, Prisha 3. Karya yang diwujudkan dalam busana memiliki
bentuk dan karaktersitik yang berbeda-beda. Penerapan motif batik pada blazer
dengan tujuan menjadi wadah baru untuk mengenal pariwisata di Indonesia
melalui karya blazer