Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Kadek Anggara Rismandika, 1110397015
Subject
Etnomusikologi
Datestamp
2022-01-15 04:14:15
Abstract :
Ritual adalah wujud upacara persembahan atau pemujaan sebagai sebuah momentum peringatan terhadap
anugrah Tuhan. Ritual Hindu yang dilaksanakan di Desa Kedis selalu menghadirkan gong kebyar sebagai
bagian atau pengiring upacara ritual. Musik seperti yang diungkapkan para yogi menggunakan bunyi
musik chakra sebagai kendaraan atma-nya untuk menyatu dengan Sang Pencipta. Musik termasuk gong
kebyar dikatakan sebagai media spiritual dalam aktivitas ritual menuju Tuhan Yang Maha Esa. Dari
fenomena yang telah disebutkan peneliti memilih gong kebyar di Desa Kedis sebagai objek penelitian.
Gong kebyar di Desa Kedis memiliki beberapa keunikan sehingga, bentuk gamelan gong kebyar di Desa
Kedis sangat perlu di ketahui karena untuk mengetahui aspek apa saja yang menjelaskan bahwa gong
kebyar dapat dipandang sebagai media spiritual dalam ritual agama Hindu.
Etnomusikologi sebagai teori untuk membedah permasalahan gong kebyar sebagai media pendakian
spiritual. Didukung metode etnografi sebagai panduan dalam penelitian ini, untuk menemukan hasil
analisis berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan yang kemudian ditulis dalam bentuk deskripsi
analisis.
Keunikan yang dimiliki gong kebyar di Desa Kedis kaitannya dengan bentuk adalah semua instrumen
gangsa (ugal, pemade, kantil) menggunakan tungguh pacek. Selain itu gamelan tersebut memiliki
gending ritual yang berbeda dengan gong kebyar di wilayah lainnya. Gong kebyar sebagai media
pendakian spiritual memiliki dua aspek yang menonjol yaitu, sikap menabuh dan esensi bunyi dalam
sebuah gending.