Abstract :
Kasatriyan merupakan konsep keprajuritan yang ditanamkan Pangeran
Mangkubumi. Konsep Kasatriyan terukir pada salah satu gamelan peninggalan
Pangeran Mangkubumi yaitu K.K. Guntur Sari. Seni ukir pada gamelan tersebut
merupakan salah satu seni ukir tertua yang berada di Kraton Yogyakarta. Karakter
visual pada seni ukir gamelan K.K. Guntur Sari menjadi potensi sebagai sumber
ide perancangan typeface ini. Selain untuk melestarikan kebudayaan, perancangan
typeface ini bertujuan untuk memperkaya khazanah dunia tipografi di Indonesia.
Metode yang digunakan pada perancangan ini yakni metode penelitian
kualitatif. Cara pengumpulan data yakni melalui studi literatur, buku, observasi,
serta wawancara dengan pihak terkait dari Kraton Yogyakarta bagian kesenian yang
paham dengan objek penelitian.
Proses visualisasi karya yaitu dengan cara adaptasi. Proses ini dilakukan
dengan cara memilih motif pokok yang mampu mewakili ciri khas dari objek
penelitian yang kemudian disederhanakan. Setelah disederhanakan motif yang
diperoleh kemudian diintegrasikan ke dalam masing-masing karakter huruf dengan
tetap mengacu pada kaidah ilmu tipografi.
Typeface yang dihasilkan masuk ke dalam kategori huruf display dengan
gaya victorian. Typeface ini memiliki kesan yang rumit namun elegan, disetiap
huruf uppercase selalu menampilkan ciri khas utama dari motif seni ukir pada
gamelan K.K. Guntur Sari yakni motif manuk beri. Output pada perancangan ini
berupa satu set font digital dengan format ?.otf? dan ?.ttf?.
Kata Kunci: Kasatriyan, K.K. Guntur Sari, Adaptasi, Typeface, Font