Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Aminuddin Maharani, Abdullah
Subject
Penciptaan dan pengkajian seni
Datestamp
2022-02-23 09:34:22
Abstract :
Pengalaman empiris masa kecil, dari melihat kecelakaan kemudian
mendapatkan dua kejadian yang kontradiktif tetapi terjadi di tempat yang sama
namun keduanya saling berkaitan, kemudian kejadian tersebut mempengaruhi
sudut pandang penulis dalam melihat dan menilai segala macam kejadian,
terutama yang dianggap sebagian besar masyarakat itu merugikan banyak orang.
Maka saat terjadi bencana alam, dalam hal ini yang penulis rasakan yaitu kabut
asap akibat pembakaran hutan, selalu berpikir bahwa tejadinya bencana tersebut
juga ada kaitannya dengan masyarakat yang terdampak. Fenomena paradoks
tersebut akan terus terjadi, selama masyarakat masih mengkonsumsi produk
turunan dari kelapa sawit, bahkan banyak masyarakat yang menggantungkan
hidupnya pada tanaman ini, maka bencana alam yang ditimbulkan juga tidak akan
pernah berhenti. Karena jika kebutuhan akan produk turunan dari kelapa sawit terus
meningkat, deforestasi harus terus dilakukan agar perkebunan kelapa sawit juga
semakin banyak dan luas, karena itu adalah harga mahal yang harus dibayar.
Sebagai seorang seniman, hal ini menjadi sesuatu yang menarik untuk penulis
representasikan kedalam sebuah karya seni sebagai bentuk pemahaman bahwa
segala sesuatu di dunia ini saling berkaitan, terlihat kontradiktif tetapi keduanya
mengandung kebenaran. Teknik woodcut dipilih sebagai media untuk
mengeksplorasi dinamika tanaman kelapa sawit, dan semua objek yang
berhubungan dengannya menjadi subject matter.