Abstract :
Sistem asrama sebagai sistem pendidikan sudah menjadi lumrah di Indonesia dimana siswa akan memperoleh pendidikan formal mau informal di bawah instansi tertentu. Sistem ini kemudian dilengkapi dengan adanya fasilitas asrama sebagai tempat tinggal siswa selama menempuh pendidikan dalam kurun waktu yang sudah ditetapkan. Fasilitas asrama ini yang kemudian menjadi fasilitas utama yang dituntut untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan siswa yang menempatinya. Disinilah peran desain interior dalam pemenuhan kebutuhan tersebut dengan menciptakan suatu lingkungan hidup yang sehat, aktif dan efektif untuk remaja dengan tanpa meninggalkan nilai-nilai tertentu yang dibawa oleh instansi yang berkaitan, dan bagaimana mencapai tujuan tersebut dengan area yang terbatas terutama kamar tidur, dengan intensitas penggunaan yang cenderung tinggi pada jam-jam tertentu. Dalam perancangan model asrama ini mengunakan metode DT-DI, yaitu model desain thinking yang dikembangkan khusus untuk desain interior dan mengadaptasi prinsip-prinsip Muji Design ke dalam interior gedung sebagai salah satu solusi masalah yang ada.
Kata Kunci: Interior Asrama, lingkungan hidup, DT-DI, Desain Muji.