Abstract :
Shang merupakan karya tari video yang berangkat dari problematika
pergeseran popularitas sahang atau lada di pulau Bangka Belitung dengan
hadirnya tambang timah. Karya tari video ini menyampaikan tentang
keterpurukan yang terjadi pada popularitas sahang dan juga kondisi alam Bangka
yang semakin rusak. Tata panggung berupa pasir, sahang, junjung, daun kering,
dan juga daun hijau menjadi bagian artistik pendukung karya tari video Shang.
Motif gerak ragam dua dan ragam tiga dari tari Kedidi yang merupakan
tari tradisional di daerah Bangka menjadi dasar pijakan dengan pengembangan
aksi gerak dan disajikan dalam bentuk koreografi tunggal. Pemilihan musik tari
dengan menampilkan iringan dambus, vokal daek, dan elemen suara tambang
timah serta air menjadi penguat penyampaian alur dramatik.
Hasil akhir dari proses produksi Shang berupa dance film yang
menggunakan tiga sudut pandang pengambilan video di antaranya follow, top
angle, dan high angle, dan juga tiga teknik pengambilan video di antaranya long
shot, one shot one kill, dan juga insert.
Kata Kunci: Sahang, Koreografi tunggal, Dance film.