DETAIL DOCUMENT
Penerapan Tangga Nada Pentatonik Pada Improvisasi Jazz
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Setiawan, Andy
Subject
Komposisi Musik 
Datestamp
2022-05-23 09:46:19 
Abstract :
Improvisasi dan jazz merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Ide musikal yang muncul dan dituangkan secara spontan tersebut adalah ciri khas, bahkan sudah menjadi tradisi dalam jazz sejak awal perkembangannya. Improvisasi jazz tidak serta merta lepas dari kaidah dan unsur-unsur yang membentuk musik itu sendiri. Hal ini menuntut daya imajinasi musikal yang tinggi dan pemahaman yang mendalam tentang teori, di samping memiliki keterampilan bermusik yang memadai. Pendekatan dalam berimprovisasi secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu dengan cara vertikal (chordal) dan horisontal (non-chordal). Dalam jazz, teori tersebut kemudian berkembang menjadi tangga nada diatonik mayor, minor, dan dominan (chord tones, passing fones, approach tones, tension/option), tangga nada pentatonik, tangga nada simetris (chromatic, whole tone, diminished), Tangga nada pentatonik sebagai bagian dari harmonic aterial tersebut merupakan salah satu bentuk tangga nada yang paling sederhana, fleksibel, namun memiliki peran yang penting dalam jazz. Skripsi ini akan mengupas tentang bagaimana berimprovisasi jazz dengan menggunakan terapan langga nada pentatonik, Korelasinya dengan liga harmoni pokok (mayor, minor, dan dominant ;eventh), aplikasi dasar pada one chord, pengembangan melodi dengan harmonie anticipation, seria penerapannya pada beberapabentuk akor Skripsi ini juga akan membahas penerapan tangga nada pentatonik pada improv igu jazz standard yang berjudul Moanin 'karya dan An Blakey 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta