Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Anthea Nadine Jacob, Jennifer
Subject
Disain Interior
Datestamp
2022-05-25 13:12:53
Abstract :
Balai Bahasa Yogyakarta atau yang sering disingkat dengan sebutan BBY (selanjutnya penyingkatan ini akan digunakan di dalam penulisan untuk mewakili Balai Bahasa Yogyakarta), merupakan institusi edukasi yang sifatnya publik dan berada di bawah naungan kementerian seni dan budaya. Institusi ini bergerak di bidang pelestarian bahasa dan budaya nasional serta mengkhususkan kegiatannya pada pelestarian, perkembangan, dan pengenalan bahasa daerah dimana institusi itu berada, dalam kasus ini maka BBY menitikberakan kegiatannya pada pelestarian budaya dan bahasa Jawa. Sebagai institusi yang menampung kegiatan pelestarian budaya dan bahasa, BBY menyediakan fasilitas bagi publik berupa laboratorium bahasa, perpustakaan, serta menampung kegiatan seminar, workshop, dan kegiatan publik lainnya yang berkaitan dengan pelestarian bahasa.
BBY menempati bangunan yang termasuk dalam daftar benda yang diduga sebagai benda eagar budaya di area Kota Baru, tepatnya di sebelah selatan kali Code, sehingga perubahan fisik terbatas untuk diterapkan sementara kebutuhan ruang harus disesuaikan dengan orientasi tiap ruang yang telah berubah. Bangunan terbagi atas bangunan lama dan bangunan baru, dimana bangunan lama merupakan bangunan yang dulunya merupakan gedung residensial seorang dr berkebangsaan Belanda. Bangunan baru dibangun pada tahun 90-an namun temanya tetap mengikuti bangunan lama yaitu bergaya kolonial.
Perencanaan dan perancangan interior BBY sebagai kasus yang diangkat penulis berdasarkan pada hal - hal di atas. Maka gaya yang diangkat oleh penulis ialah Postmodern, karena gaya ini menyediakan ruang bagi perubahan- perubahan yang bertolak belakang, yaitu antara kepentingan preservasi serta kepentingan untuk merubah beberapa elemen untuk memenuhi kebutuhan pemakai. Pada eksekusi desain penulis menerapkan penggunaan unsur bangunan kolonial yang diselaraskan dengan kondisi alam di Yogyakarta yang termasuk sebagai iklim tropis, dari hal inilah diangkat tema tropical indigineous. Melalui pengerjaan kasus perancangan interior BBY, mahasiswa desain interior diharapkan dapat mengembangkan kemampuan tehnis dan teoritis mengenai redesain suatu bangunan publik yang mengokupasi bangunan yang dilindungi undang undang yang berlaku atas benda eagar budaya serta menjawab permasalahan spasial pada interior BBY yang notabene berkutat seputaran keterbatasan ruang dan bagaimana menampung kegiatan di dalamnya dengan tetap menjunjung prinsip ergonorni dan standar dimensi yang berlaku.
Kata kunci: perancangan interior, Balai Bahasa Yogyakarta