Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Hersapandi, NIM. 015K/S3-ST/07
Subject
Pengkajian Tari
Datestamp
2016-10-10 04:33:09
Abstract :
Penari rol adalah sebutan pemain bintang dalam pertunjukan wayang orang.
Ia memiliki kuali?kasi keaktoran dengan penguasaan pengetahuan dan
ketrampilan scni yang tinggi, serta kemampuan mcngembangkan karakter tokoh
yang dibawakan. Keunggulan kompetitif ini menjadi ikon daya tarik penonton.
Penari rol adalah sebuah ikon penonton, schingga pertunjukan itu memiliki nilai
jual. Oleh karena itu, penari rol mempunyai spirit untuk dinamika kehidupan
wayang orang.
Rusman sebagai penari rol pememn tokoh Gathutkaca menjadi idola banyak
penonton, bahkan Presiden Soekamo mengidolakannya. Pencitraan penari rol
Rusman Haijowibaksa adalah kristalisasi proses kreatif yang dibangun
dengan mengedepankan profesionalisme berkesenian, sehingga aktualisasi
keaktorannya memberikan kekuatan yang mampu membuat penonton terkesima
dan kecanduan untuk sclalu datang melihat penampilan sang idola. Oleh karena
itu, keaktoian penari rol adalah pencitraan yang lahir di zamannya. Pencitraan
Rusman sebagai penari Gathutkaca erat hubungaxmya dengan Darsi dalam
pencitraan kotemporer, bahasa kontemporer, bahasa populer tentang romantik.
Rusman dan Darsi mampu menciptakan bahasa roman, yang pada waktu itu
merupakan idiom seni pop yang baru. Darsi mampu menciptakan objek romantik,
yakni menciptakan ideal keindahannya, sedang Rusman menciptakan tragedinya.
Tindakan agen merupakan totalitas kcaktoran dalam kehidupan pribadinya
untuk menjaga kualitas ketubuhan sebagai penari profesional. Penari rol sebagai
agen adalah individu yang memiliki intclegensi dan integritas sebagai seniman
profesional. Tindakan aktor tidak jarang lebih terkesan memproteksi kharismanya
yang cenderung ingin tampil terus, sehingga tidak ingin menciptakan pengganti
yang dipandang sebagai kompetitor yang dapat menggeser kedudukannya dan
sekaligus hilangnya potensi ekonominya. Spirit sebuah pertunjukan hibman
adalah kualitas keindahan dari sang ?bintang?, yang mengekspresikan simbol dan
nilai artistik yang dibutuhkan oleh penonton.