Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Ari Dwi Cahyono, Theodorus
Subject
Seni Musik
Datestamp
2022-06-21 07:59:28
Abstract :
Selama pandemi Covid-19, dilakukan berbagai pembatasan sosial dan transportasi yang ditetapkan oleh
pemerintah setiap daerah memberikan dampak bagi kehidupan beragama umat beriman, tidak terkecuali
umat Gereja Katolik Santo Petrus & Paulus Temanggung di Propinsi Jawa Tengah. Letak geografis
gereja yang berada di daerah pegunungan menjadi salah satu alasan untuk melihat dampak penyebaran
Covid-19 terhadap penyesuaian praktik ibadah dan musik lituginya selama masa pandemi tersebut.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan praktik musik liturgi selama pandemi Covid-19
dibandingkan sebelumnya, bagian-bagian ibadah dan nyanyian yang disesuaikan, dan pengamatan
terhadap ketepatan kebijakan-kebijakan yang telah dibuat di lapangan. Penelitian ini berbasis
musikologi dan menggunakan teologi sebagai pendekatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan datanya berbasis pada observasi dan wawancara dan
analisis dokumentasi ibadah online. Perubahan paling mencolok adalah pelaksanaan ibadah secara
online pada masa puncak lonjakan kasus yang hanya menggunakan Lagu Pembuka, dan Lagu Penutup
yang dibawakan tanpa perulangan, Alleluia, Kudus dan bagian Komuni yang memutar Lagu Komuni
Batin. Meskipun kekhidmatan ibadah dirasakan berkurang namun penyesuaian yang dilakukan sudah
diupayakan untuk mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan dan oleh pejabat gereja yang
berwenang hal tersebut sudah dianggap sah sebagai ibadah.