Abstract :
Penulisan naskah film fiksi ?Seekor Laki-Laki? mengangkat cerita tentang seorang laki-laki, kepala desa mendapati istrinya berselingkuh, semenjak kejadian itu ia mulai meragukan kejantanan dan kekuasaannya. Kisah ini berangkat dari kerapuhan maskulinitas yang kemudian berovolusi menjadi prilaku maskulin merusak. Tanpa disadari maskulinitas beracun dapat berkembang dan berdampak pada lingkungan keluarga, relasi interpersonal, kelompok masyarakat, ruang publik, hingga stabilitas ekonomi-politik. Cerita dituturkan dengan menerapkan teori negative change arc: fall pada karakter protagonis dalam sturktur cerita tiga babak sebagai formula yang membawa karakter menuju titik terburuk dan tetap meyakini kebohongannya. Negative change arc: fall dapat digunakan sebagai representasi dari prilaku, dampak, dan kemungkinan terburuk dari maskulinitas yang merusak