Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil dari pembelajaran Seni Musik secara daring bagi
Tunagrahita di SMALB Negeri Pembina Yogyakarta. Anak Tunagrahita dengan keterbatasan yang dimiliki
sebenarnya diperlukan adanya guru pendamping khusus secara langsung untuk membantu siswa Tunagrahita
dalam belajar, namun dengan adanya COVID-19 pembelajaran harus dilakukan secara daring, komunikasi yang
diperlukan dalam pembelajaran menjadi terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
menggunakan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa SMALB Tunagrahita di SLB
Negeri Pembina Yogyakarta. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara,
dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan cara
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa proses pembelajaran Seni Musik secara daring bagi siswa Tunagrahita berjalan efektif dengan adanya
penggunaan media pembelajaran seperti Youtube, Zoom Meeting, dan Whatsapp. Metode dan staregi
pembelajaran Seni Musik secara daring bagi siswa Tunagrahita yang guru terapkan yaitu metode tanya jawab,
metode diskusi, dan metode penugasan dan untuk strategi individualisasi dan strategi kooperatif. Hasil
pembelajaran daring Seni Musik bagi siswa Tunagrahita mampu membawa pengaruh dan manfaat tertentu bagi
siswa Tunagrahita menjadikan siswa Tunagrahita memiliki kepercaya diri, menumbuhkan rasa tanggung jawab,
mampu mengikuti materi Seni Musik, siswa menjadi aktif dalam pembelajaran, melatih siswa Tunagrahita
berpikir secara kritis, dan memunculkan keberanian siswa Tunagrahita dalam bertanya, menjawab dan
mengungkapkan ide-ide mereka secara bebas
Kata kunci: SMALB Pembina Yogyakarta; seni musik; tunagrahita ringan; daring