Abstract :
Banyak kota di Indonesia bersaing dalam memajukan pendidikan di kotanya
agar menjadi daya tarik masyarakat awam untuk menuntut ilmu di kota tersebut.
Salah satunya berada di Yogyakarta. Ada banyak sekolah, pesantren, maupun
perguruan tinggi di Yogyakarta yang menjadi pusat perhatian masyarakat untuk
dijadikan sebagai tempat menuntut ilmu. Universitas Gadjah Mada menjadi salah
satu perguruan tinggi ternama di Yogyakarta yang terus berusaha meningkatkan
mutu dan kualitas pendidikannya. Dalam pembangunan fasilitas ini, Universitas
Gadjah Mada merubah atau memperbarui gedung pasca sarjana fakultas pertanian
yaitu gedung Agrotropica Learning Center (AGLC). Di dalam gedung enam lantai
yang dibangun ini, digunakan untuk gedung Agrotropica Learning Center (AGLC)
dan gedung sarjana Pertanian. Metode perancangan mengacu pada metode milik
Rosemary Kilmer dan Otie Kilmer, 2014. Proses desain dibagi menjadi dua tahap
yaitu Analisis dan Sintetis. Pada tahap Sitetis memilih untuk menggunakan konsep
perancangan Green Building dengan tema Earth Friendly and Future Healthly.
Konsep tersebut sesuai dengan citra bangunan Universitas Gajah Mada yang
menerapkan bangunan ramah lingkungan. Selanjutnya konsep ini di dukung dengan
penggunaan gaya Modern Industrial, hal tersebut di sesuaikan dengan keinginan
Universitas Gajah Mada yang menginginkan sebuah desain yang kekinian