Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Putri Shiba Yudanto, Asyfa
Subject
Kriya Tekstil
Datestamp
2022-08-22 04:34:34
Abstract :
Karya Tugas Akhir ini diciptakan berlandaskan pengalaman empiris dan
kekaguman penulis akan tokoh Disney Mulan dalam film Disney Mulan tahun
1998. Film ini menceritakan perjuangan tokoh Mulan sebagai wanita yang ingin
mengikuti kata hatinya untuk menjadi seorang prajurit perang yang dapat
melindungi keluarga dan negaranya. Hal tersebut menjadi sebuah inspirasi dalam
membuat karya panel tekstil yang mengadopsi beberapa adegan dari film tersebut.
Karya ini ditujukan sebagai inovasi seni tekstil yang belum pernah mengangkat
tokoh Disney Mulan sebagai konsep karya berbentuk panel dan bertujuan untuk
menyampaikan pesan yang didapat dari film tersebut, yaitu setiap orang berhak
untuk mengikuti kata hatinya dan dapat menjadi apapun yang ia inginkan.
Karya ini diciptakan dengan teori estetika dari konsepsi Taoisme. Aspek
estetika yang terkandung dalam konsepsi Taoisme adalah kelembutan,
kesederhanaan dan kemurnian yang bermuara pada aspek kesatuan atau
keselarasan. Tugas Akhir ini kemudian diwujudkan menggunakan metode
penciptaan milik SP. Gustami dengan tiga tahapan; eksplorasi; perancangan; dan
perwujudan yang terdiri dari enam langkah kerja. Karya ini dibuat menggunakan
teknik sulam tapis dan aplikasi untuk menciptakan tekstur yang bervariasi dan
bentuk yang fleksibel.
Penciptaan ini menghasilkan empat buah karya panel dengan ukuran 50x70
cm yang kemudian difinishing dengan figura jarak menjadi berukuran 55x75 cm.
Karya-karya tersebut berjudul Y?uy? (keanggunan), R?nx?ng (ketangguhan),
Sh?ngl? (kemenangan), dan Shu?ngf?ng (dua sisi) yang menggambarkan Rona dan
Rupa tokoh Mulan. Pada masing-masing karya terdapat kisahnya tersendiri dan
terkandung aspek estetika visual dan kontekstual yang memiliki keselarasan antar
karya. Karya Tugas Akhir ini diharap dapat memberikan kontribusi dalam kesenian
Kriya khususnya tekstil di Indonesia.
Kata kunci: Pengalaman Empiris, Disney Mulan, Taoisme, Karya Panel