Abstract :
Penelitian ini dilakukan karena terjadinya permasalahan pada tiga vokalis ekstrakurikuler band SMPN 1
Mojowarno Jombang. Permasalahan ketiga vokalis adalah kurangnya percaya diri dan pengalaman musikal
seperti, tiga vokalis selalu bernyanyi dengan keadaan sikap badan yang kaku serta tidak ada pergerakan badan
sama sekali ketika menyanyikan lagu populer. Tiga vokalis juga memilki permasalahan teknik vokal yang
umum seperti tidak dapat mencapai nada tinggi, sikap badan yang cukup buruk, serta power suara yang tidak
dapat keluar sehingga tiga vokalis cenderung bernyanyi dengan berbisik. Permasalahan tersebut coba diberikan
sebuah solusi dengan menggunakan ekspresi gerak saat latihan untuk melihat proses dan hasil apa yang akan
diperoleh setelah melakukan pelatihan kepada tiga vokalis. Sebuah metode dalam penelitian ini menggunakan
sebuah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data ini dilakukan dengan
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini memiliki perbedaan antara
vokalisnya. Dua vokalis memiliki perkembangan yang sangat pesat. Dua vokalis dapat menumbuhkan
kepercayaan diri mereka sehingga makna lagu dapat tersampaikan lebih baik. Teknik vokal dua vokalis juga
dapat berkembang lebih baik, yakni dapat menembak nada tinggi serta power suara yang lebih baik. Satu
vokalis memiliki perkembangan terhadap intonasi lagu yang lebih tepat tetapi power suara masih tertahan.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekspresi gerak memang memiliki fungsi dalam meningkatkan
kemampuan vokalis dalam menyampaikan isi lagu dengan percaya diri dan teknik vokal yang berkembang