DETAIL DOCUMENT
Garab Rebab Gendhing Kaduk Laras Slendro Pathet Sanga Kendhangan Jangga
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Wisnu Murti, Bambang
Subject
Karawitan 
Datestamp
2022-08-22 02:12:45 
Abstract :
Gending Kaduk adalah salah satu gending gaya Yogyakarta yang tersirat di buku karawitan Gaya Yogyakarta yang bernama Wiled Berdangga. Gending Kaduk di dalam buku Wiled Berdangga mempunyai laras Slendro pathet sanga. Struktur gending tersebut yaitu terdiri dari, buka, lamba, dados, pangkat dhawah, dhawah dan suwuk. Kaduk dalam kamus bausastra jawa memiliki makna keluwih atau kakehan yang apabila diterjemahkan dalam bahasa indonesia berarti terlalu banyak. Rebab adalah alat musik gamelan yang cara menabuhnya digesek dan fungsi rebab sendiri adalah pamurba lagu atau bisa disebut dengan penuntun sebuah lagu. Didalam sebuah pertunjukan karawitan, rebab mempunyai cengkok mirip dengan garap sindhenan. Maka dari itu kemampuan titilaras seorang pengrebab harus kuat. Seiring dengan berjalanya waktu gending gending jawa kususnya di Yogyakarta sekarang kurang di minati oleh anak anak muda. Ini adalah tugas kita sebagai sarjana S1 seni karawitan harus melestarikan dan mengembangkan gending gending jawa kususnya di Yogyakarta. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta