DETAIL DOCUMENT
Pembelajaran Tari Pingo Pada Kelas Dasar Di Sanggar Tari Kembang Sore Ranting Kalasan Sleman Yogyakarta
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Ambarsari, Gustirantika
Subject
Pendidikan Seni Pertunjukan 
Datestamp
2022-08-23 00:38:11 
Abstract :
Pembelajaran tari perlu dikemas dengan baik, hal ini sudah dilakukan di Sanggar Tari Kembang Sore Ranting Kalasan pada materi Tari Pingo. Tari Pingo adalah tarian yang diajarkan pada Kelas Dasar, karena gerakan tarinya mudah diikuti dan mengandung pengulangan atau repetisi, diambil dari gerakan hewan Penguin sebagai pengenalan anak terhadap makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran Tari Pingo di Sanggar Tari Kembang Sore Ranting Kalasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan objek penelitian tentang Pembelajaran Tari Pingo pada Kelas Dasar. Subjek penelitian ini adalah pembina, pelatih dan peserta didik. Tempat penelitian dilaksanakan di Sanggar Tari Kembang Sore Ranting Kalasan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dengan beberapa narasumber, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah pembina, staf, pelatih, peserta didik Sanggar Tari Kembang Sore serta pihak-pihak terkait. Teknik validasi pada penelitian ini menggunakan validasi triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data kemudian memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran Tari Pingo di Sanggar Tari Kembang Sore Ranting Kalasan berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan dengan proses pembelajaran yang dilakukan oleh pelatih menghasilkan peserta didik yang terampil dalam menari. Materi Tari Pingo sesuai dengan syarat pemilihan materi pembelajaran anak usia dini, hal ini disebabkan karena relevan dengan sasaran pembelajaran, tingkat kesukaran materi sesuai dengan taraf kemampuan peserta didik, dapat memotivasi peserta didik, mampu mengaktifkan pikiran dan kegiatan peserta didik, sesuai dengan prosedur pengajaran yang ditentukan serta media pengajar yang tersedia. Proses pembelajaran Tari Pingo menggunakan metode ceramah, metode imitasi, metode demonstrasi, serta metode latihan (drill). 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta