DETAIL DOCUMENT
Biduk Sayak Dalam Acara Lek Penganten Kecik di Desa Jernih Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Aqilla, Ummi
Subject
Etnomusikologi 
Datestamp
2022-08-27 16:05:00 
Abstract :
Biduk sayak adalah tradisi lisan berbalas pantun yang dimainkan oleh muda-mudi di Desa Jernih. Biduk adalah perahu atau sampan untuk orang menyusuri sungai dan juga ini diibaratkan sebagai laki-laki dan Sayak adalah tempurung kelapa diibaratakan sebagai perempuan. Biduk sayak dimainkan dalam acara lek penganten kecik, lek penganteng kecik adalah istilah pernikahan terendah dalam masyarakat Desa Jernih. Lagu yang dijadikan sebagai analisis penelitian dalam biduk sayak adalah lagu Becerai Kasih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk musik biduk sayak dan alasan biduk sayak dimainkan dalam acara lek penganten kecik di Desa Jernih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Etnomusikologis, teori yang dipakai adalah teori ilmu bentuk musik dari Karl-Edmund Prier SJ dan model tiga tingkatan analisis musik dari Alan P. Merriam. Berdasarkan observasi lapangan bahwa biduk sayak memiliki bentuk lagu satu bagian dengan pola melodi, dan ritme yang berulang-ulang, serta biduk sayak sebagai representasif dari acara lek penganten kecik karena biduk sayak adalah representasi dari masyarakat Desa Jernih terlihat pada konsep, kebiasaan, dan musiknya. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta