Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Tyasna, Addin Marchel Tulus
Subject
Pengkajian Tari
Datestamp
2022-09-05 01:09:02
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui proses penciptaan tari Rara Abhinaya di Kabupaten Madiun. Tari Rara Abhinaya diciptakan oleh Pipin Dwi Pangesti. Tari Rara Abhinaya merupakan koreografi massal yang menggambarkan karakter wanita di Madiun, yang direpresentasikan melalui motif gerak gaya Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan koreografi. Dalam buku karya Utami Munandar yang berjudul Kreativitas & Keberbakatan: Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif & Bakat, Utami Munandar mengutip Kutipan dari Rhodes yang menyebut definisi tentang kreativitas ini sebagai ?Four P?s of Creativity: Person, Process, Press, Product?. Selain itu dalam penelitian ini juga menggunakan tahapan dari Alma M. Hawkins yang meliputi eksplorasi, improviasi, dan komposisi. Konsep dan tahapan tersebut saling melengkapi dalam menjelaskan proses penciptaan tari Rara Abhinaya.
Hasil dari penelitian ini menunjukan terdapat tiga tahap proses penciptaan tari Rara Abhinaya yang terdiri dari tahap eksplorasi, improvisasi dan komposisi. Pada tahap eksplorasi koreografer melakukan pencarian motif gerak melalui rangsang kinestetik yang terinspirasi dari gerak kapang-kapang hingga rangkaian gerakan sembahan yang terdapat pada tari Bedhaya gaya Surakarta dan juga rangsang audio yang berupa iringan tari yang diciptakan oleh Hari Subagiyo yang terinspirasi dari iringan tari Bedhaya, Gambyong, dan Orek-Orek Mediunan, selain itu juga terdapat pada busana yang dikenakan oleh penari Rara Abhinaya yang mengenakan rompi emas sebagai penutup dari kemben agar tidak terkesan terbuka. Hari Subagiyo juga melalui tahapan eksplorasi untuk membuat musik vokal/uran-uran yang terletak pada motif gerak kapang-kapang hingga rangkaian gerak sembahan. Kedua, pada tahap improvisasi Pipin mengembangkan motif gerak menthang asta, yang dikembangkan pada permainan level penari. Pada tahap terakhir, Pipin mengkomposisi seluruh motif gerak yang telah didapatkan. Berdasarkan komposisi tersebut terciptalah karya tari Rara Abhinaya yang berdurasi 11 menit 8 detik yang ditarikan oleh penari perempuan. Hal yang menarik pada proses penciptaan karya ini yakni Pipin dapat keluar dari ketubuhan Jawa Timur dan tantangan apa saja yang dilalui dalam menciptakan koreografi ini, sehingga dapat menciptakan koreografi yang banyak menggunakan pola gaya Surakarta daripada pola gaya Jawa Timuran.