Abstract :
Dol dan tassa merupakan instrument penggiring upacara ritual tabut di Kota
Bengkulu. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan kajian tekstual dol dan
tassa. Untuk membedah objek ini, maka digunakan metode kualitatif dengan
pendekatan Etnomusikologis. Hasil analisis dalam tulisan ini menunjukkan bahwa
dol dan tassa pada masa pandemi covid-19 mengalami perubahan dari segi penyajian,
fungsi, maupun pola permainnya. Peneliti membedah menggunakan teori Shils
tentang perubahan dan enam dari sepuluh fungsi Alan P. Meriam. Fungsi- Fungsi
tersebut antara lain Fungsi Penghayatan Estetis, Fungsi Hiburan, Fungsi
Perlambangan, Fungsi Reaksi Fisik, Fungsi Norma Sosial, Fungsi Kesinambungan
Budaya .