Abstract :
Film Filosofi Kopi merupakan salah satu film yang diproduksi oleh
Visinema Pictures yang menceritakan tentang seorang pemilik kedai kopi bernama
Jody dan sahabatnya Ben. Film ini berhasil mendapatkan penghargaan penulis
skenario adaptasi terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) pada tahun 2015.
Film ini memiliki dua tokoh utama sehingga dianggap menarik karena akan
memiliki konflik yang membuat penonton mengikuti jalan cerita. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis peran konflik dalam membangun ketegangan
/suspense pada film Filosofi kopi.
Analisis dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan
fokus pada konflik yang terjadi melalui relasi tokoh. Data yang dianalisis pada
penelitian ini adalah scene yang terdapat tokoh utama dan konflik. Analisis konflik
akan dilakukan dengan menemukan motivasi, tindakan dan tujuan melalui dialog
dan adegan pada scene. Setelahnya mengidentifikasi kemunculan ketegangan atau
suspense pada tahapan dramatik.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat konflik-konflik yang
muncul yaitu relational conflict dan inner conflict. Konflik besar yang dihadapi
tokoh utama adalah relational conflict yaitu, ?Ambisi Jody untuk membayar hutang
dan membuat kedai Filosofi Kopi tetap exist?. Konflik yang muncul membangun
ketegangan/suspense yang berpusat pada cerita Jody untuk melunasi hutang
sementara Ben yang ingin menjadi barista terbaik dengan membuat kopi ter nikmat.
Letak ketegangan tinggi terletak pada kejadian Jody yang ingin menggunakan kopi
bukan buatan Ben untuk memenangkan tantangan agar hutang bisa terlunasi.