Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Hartono, Budi
Setiawan, Gandar
Maulana, Irfan
Subject
Kriya Logam
Datestamp
2022-11-22 04:09:40
Abstract :
Body cover becak khas Yogyakarta, terutama bagian slebor, biasanya dihiasi dengan
lukisan pemandangan ataupun tokoh pewayangan, dan sebagainya. Keberadaan becak
lambat laun tergerus oleh kemajuan teknologi. Becak sekarang penampilannya kurang
menarik karena sebagian pengemudi mengganti mesin motor untuk menggerakkan becak.
Ciri khas becak sebagai kendaraan yang dikayuh memakai tenaga manusia, mulai luntur.
Akibatnya, banyak becak di Yogyakarta teronggok di pengepul barang bekas. Kondisi
demikian menjadi tantangan tersendiri untuk merevitalisasinya.
Tujuan penelitian ini adalah membuat inovasi dengan media tembaga sebagai
aplikasi tampilan artistik body cover becak, terutama di bagian slebor dengan cara
menggunakan teknik ukir. Bagian slebor adalah bagian penting dari becak sebagai
kendaraan tradisional, Bagian ini memberikan tampilan yang strategis karena mudah
dilihat dan bentuknya yang menarik sehingga memudahkan untuk direspons menjadi lebih
artistik sebagai dekorasi becak. Teknik ukir berbahan tembaga mempunyai nilai tersendiri
bagi setiap orang yang melihatnya. Tembaga memiliki warna yang khas sebagai material
logam untuk setiap elemen logam yang menyertainya.
Sangat aplikatif apabila dipadupadankan dengan logam ferro sebagai elemen
dekorasi. Pengertian aplikatif di sini memberikan nuansa tradisi yang kental karena warna
dari tembaga memiliki peran yang kuat, mendukung becak sebagai benda yang direspons.
Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dikombinasikan dengan
perancangan karya. Tahapan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data, analisis
data, dan penyajian hasil analisis. Hasil analisis digunakan sebagai bahan perancangan
produk body cover, yang dimulai dengan tahapan penggalian ide, pengembangan
perancangan, dan perwujudan produk. Hasil atau luaran penelitian ini akan dimasukkan ke
dalam Jurnal Corak, ditulis dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi, didaftarkan Hak
Ciptanya, dan dikerjasamakan dengan para pihak yang memiliki kepentingan
pengembangan alat transportasi tradisional.