Abstract :
Penciptaan karya ini adalah untuk melihat realitas hari ini dengan menggunakan
idiom tubuh. Tubuh memiliki simbol dan kekuatan tersendiri. Tubuh bukan hanya
soal fisik belaka, tetapi tubuh adalah tempat bertarungnya makna-makna. Tubuh pada
bagian tangan dipilih sebagai daya ungkap dan inspirasi. Tangan dimetaforkan ke
dalam bentuk-bentuk permasalahan saat ini. Fenomena realitas permasalahan
kehidupan saat ini mulai dari gejolak sosial hingga masalah politik seperti
perpecahan, adu domba, hujat menghujat, tuduh menuduh dan lain-lain. Karya
memvisualisasikan tangan sebagai metafor realitas bertujuan untuk menjadi
simbol/tanda dan makna sehingga dapat memberi sinyal bagi pembaca dan
masyarakat luas agar tidak larut dan bijak dalam melihat fenomena realitas kehidupan
saat ini. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan seni berbasis praktik
(Practice Based Research). Proses ini dibagi dua yaitu: 1) Practice, dan 2) Study
Literatur. Pemilihan metode ini sangat sesuai dengan yang penulis visualkan karena
di dalamnya terdapat in and through atau pengalaman mengalami. Adapun metode
penciptaan mengikuti proeses penciptaan oleh David Campbell yaitu, Eksplorasi,
Konsentrasi, Inkubasi, Iluminasi, dan Produksi. Proses penciptaan ini
mengkombinasikan karya lukis dan karya tiga dimensi. Pada akhirnya setiap realitas
permasalahan kehidupan saat ini tidak terlepas dari tangan-tangan yang tidak
bertanggung. Tangan-tangan tersebut sengaja menciptakan isu-isu, dan kegaduhan.
Oleh sebab itu maka karya-karya ini menjadi makna kritik dan pesan moral atas
realitas hari ini agar tidak terjebak oleh perbuatan tangan-tangan yang tidak
bertanggung jawab tersebut.
Kata kunci: tubuh tangan, metafora kehidupan, seni rupa