DETAIL DOCUMENT
Negative Space Composition untuk Membangun Visual Tension pada Tokoh Utama dalam Sinematografi Film Fiksi “Sesaat Sebelum Terucap”
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Rizqy Halim, Muh
Subject
Audio Visual 
Datestamp
2023-02-10 08:26:06 
Abstract :
Film ?Sesaat Sebelum Terucap? bercerita tentang seorang wanita childfree yang terdesak untuk mengungkapkan keputusan hidup tanpa anak ketika mertuanya, meminta untuk mengadopsi anak dari keponakannya karena dianggap tidak bisa memberikan keturunan. Film ini merupakan bentuk sanggahan terhadap wajibnya menghadirkan seorang anak dalam sebuah keluarga. Sepanjang film bertumpu dan mengikuti tokoh utama dalam menghadapi seluruh konfliknya. Konflik tersebut menimbulkan tekanan pada tokoh utama. Tekanan yang dirasakan meliputi perasaan tidak nyaman, terdesak, terintimidasi, terasingkan, terganggu, dan terpojokkan. Melalui penataan elemen-elemen visual dalam sebuah komposisi dapat mendukung dalam pembentukan cerita atau naratif film. Hal tersebut terjadi karena adanya prinsip kontras (perbedaan) yang membentuk visual tension (ketegangan visual) sehingga dapat mempengaruhi dramatika film. Visual tension dibangun melalui negative space composition dapat merepresentasikan tekanan emosi akibat konflik yang dialami oleh tokoh utama pada penonton. Negative space composition dicapai melalui beberapa aspek pendukung sinematografi: lookroom, headroom, surface divisions, flat space, wide angle lens, shallow focus, dan cinemascope aspect ratio. Sinematografi dalam Film ?Sesaat Sebelum Terucap? menerapkan negative space composition untuk membangun visual tension pada scene yang menyajikan konflik tokoh utama dengan total 8 scene dan 17 shot. Visual tension yang terbangun melalui negative space composition dapat berdampak pada situasi, perasaan, dan psikologis karakter. Dampak tersebut memengaruhi keterlibatan emosional penonton terhadap emosi dan situasi yang dialami tokoh utama, sehingga penonton juga dapat merasakan empati serta membuat tensi dramatik film semakin meningkat. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta